Ramai Modus Penipuan COD , Ini Himbauan Kapolres Muba 

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Menanggapi banjirnya diskusi di berbagai grup WhatsApp warga mengenai modus penipuan berkedok pengiriman paket Cash on Delivery (COD), Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat lebih waspada.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H, S.I.K, M.I.K, melalui Kasi Humas Polres Muba, AKP Hutahaean, S.M, mengonfirmasi bahwa modus penipuan ini mulai meresahkan warga dengan cara mengirimkan paket yang tidak pernah dipesan.

“Kami meminta masyarakat untuk sangat berhati-hati terhadap modus COD palsu. Jangan langsung membayar atau menerima paket jika merasa tidak pernah memesan barang tersebut melalui aplikasi belanja online seperti jasa pengiriman atau platform lainnya,” ujar AKP Hutahaean.

Pihak kepolisian memetakan beberapa modus yang sering digunakan pelaku untuk mengelabui korban dengan membawa paket berisi barang tidak berharga dan memaksa penghuni rumah membayar tagihan COD.

Modus biasanya, Oknum Mengaku Pihak dari Jasa, Pelaku menghubungi melalui WhatsApp untuk meminta data pribadi, kode OTP, atau uang dengan alasan paket “nyangkut” atau bermasalah.

Pengiriman link atau tautan mencurigakan yang menyerupai halaman resmi untuk mencuri username dan password akun korban.

Untuk menghindari kerugian materiil maupun pencurian data, Polres Muba memberikan tips 3C (Cek Pengirim, Chat Customer Service Resmi, dan Cari Tahu Modusnya) kepada masyarakat:

Lalu, Selalu cek status pengiriman melalui aplikasi resmi, bukan dari pesan singkat yang tidak dikenal.

Jika ada kurir datang membawa paket COD yang tidak Anda pesan, jangan ragu untuk menolaknya secara sopan dan tidak dengan kekerasan.

Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun. Pihak jasa maupun ekspedisi resmi tidak akan pernah meminta data tersebut.

Berikan pemahaman kepada orang di rumah agar tidak sembarangan membayar paket COD yang bukan milik mereka.

AKP Hutahaean menegaskan bahwa jika masyarakat menemukan paket mencurigakan atau merasa telah menjadi korban penipuan, segera laporkan kejadian tersebut.

“Jika paket sudah terlanjur diterima dan berisi barang ilegal atau merugikan, segera lapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pengaduan resmi agar segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan tindakan kriminalitas di wilayah hukum Musi Banyuasin, dapat menghubungi layanan kepolisian Call Center 110 atau memantau informasi di laman resmi Polres Muba.

Berita Terkait

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026
29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:09 WIB

BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital

Berita Terbaru

Kapal Tongkang yang Melintas di Ampera dan tertutup oleh Kabut Asap

Kota Palembang

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB