Pusaran Dugaan Korupsi di Jantung Pelayanan Kesehatan

- Redaksi

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Puskesmas Pampangan, yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kini terjerumus dalam pusaran dugaan korupsi yang menggemparkan.

Salim Kosim, pengamat kebijakan publik dari Pusat Riset Kebijakan dan Pelayanan Masyarakat (PRISMA), tidak segan menuding adanya praktik culas di balik pengelolaan keuangan yang tidak transparan.

Sorotan tajam mengarah pada anggaran fantastis yang dialokasikan untuk Puskesmas Pampangan pada tahun 2024. Angka-angka yang tertera dalam laporan keuangan menimbulkan tanda tanya besar bagi publik. Bagaimana mungkin sebuah puskesmas di daerah membutuhkan anggaran sebesar itu?

Salah satu pos anggaran yang paling mencurigakan adalah belanja makan-minum rapat internal. Angka Rp 172 juta untuk delapan kali rapat jelas tak masuk akal. “Ini bukan rapat, tapi pesta pora yang dibiayai uang rakyat!” seru Salim.

Tak hanya anggaran makan-minum rapat, pengadaan barang dan jasa di Puskesmas Pampangan juga menjadi sorotan. Proyek-proyek yang tidak jelas peruntukannya dan terkesan “siluman” ini diduga menjadi bancakan bagi segelintir oknum yang memanfaatkan jabatannya untuk memperkaya diri.

“Proyek-proyek siluman ini menjadi lahan basah bagi para koruptor,” tuding Salim.

Ia menduga bahwa ada permainan kotor dalam proses pengadaan barang dan jasa, mulai dari mark-up harga hingga praktik suap-menyuap.

Salim Kosim juga menyoroti rendahnya tingkat transparansi dalam pengelolaan keuangan Puskesmas Pampangan. Informasi mengenai anggaran dan penggunaannya sulit diakses oleh publik, sehingga menimbulkan kecurigaan akan adanya praktik korupsi yang disembunyikan.

“Transparansi adalah kunci untuk mencegah korupsi,” tegas Salim.

Ia mendesak pihak Puskesmas Pampangan untuk membuka akses informasi mengenai anggaran dan penggunaannya kepada publik agar dapat diawasi secara ketat.

Dugaan korupsi di Puskesmas Pampangan bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengancam kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan membeli obat-obatan justru diduga diselewengkan untuk kepentingan pribadi.

“Korupsi di sektor kesehatan adalah kejahatan kemanusiaan,” ujar Salim.

Ia khawatir bahwa praktik korupsi ini akan berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Pampangan, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan akan menjadi korban.

Publik menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Puskesmas Pampangan.

“Jangan biarkan uang rakyat terus dijarah oleh para koruptor yang rakus!,” desak Salim.

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di sektor kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat untuk memberantas korupsi dan menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.

Sementara itu Kepala Puskesmas Pampangan OKI , Kartubi, saat dihubungi media ini, melalui telepon seluler hanya berdering, namun tidak diangkat. Ada dugaan memang disengaja tidak diangkat karena untuk menutupi indikasi korupsi yang di lakukan kepala puskesmas tersebut.

Berita Terkait

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
Bermodal Informasi Warga, Polisi Bongkar Bengkel Senjata Ilegal di SP Padang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Jumat, 18 September 2026 - 14:49 WIB

Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:21 WIB

KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terbaru