Program Beasiswa Sawit 2025 Dibuka, BPDP Edukasi Interaktif Bagi Masyarakat

- Redaksi

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat mendapat edukasi oleh statistik industri Sawit. (Photo: Istimewa)

Masyarakat mendapat edukasi oleh statistik industri Sawit. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu produsen minyak sawit di Indonesia dan nomor 3 terbesar di Pulau Sumatera.

Badan Pusat Statistik mencatat, luas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Sumatera Selatan mencapai 1,5 juta hektar dengan produksi minyak sawit mencapai sekitar 3,5 juta ton setiap tahunnya.

Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit, Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang perkebunan dan pengolahan sawit.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Kementerian Keuangan melalui Program Beasiswa SDM Sawit bertujuan

untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi generasi muda Sumatera Selatan di bidang perkebunan sawit.

Program ini tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga mendorong penerima beasiswa untuk menjadi agen perubahan yang memahami prinsipprinsip keberlanjutan, inovasi, dan praktik terbaik dalam industri sawit.

Terkait hal itu, BPDP menyelenggarakan kegiatan Edukasi Interaktif Program Beasiswa SDM Sawit di Provinsi Sumatera Selatan yang diimplementasikan secara faktual dan terbuka untuk umum melalui open booth activation yang dilaksanakan selama 5 hari berturut-turut yakni dari tanggal 16 – 20 Mei 2025 di Lantai Ground Floor – Wings Atrium Palembang Indah Mall.

Divisi Program Pelayanan BPDP, Rangga Rahmananda mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk menginformasikan atau mengedukasi masyarakat luas, khususnya seluruh pekebun maupun pekerja di industri sawit, bahwa Program Beasiswa Sawit BPDP ini sudah berjalan sejak tahun 2016.

“Kita memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pekebun maupun pekerja di industri sawit untuk mengeyam pendidikan tinggi dan tidak ada yang tertinggal dalam hal pendidikan,” jelasnya.

BPDP telah melakukan serangkaian seleksi calon lembaga penyelenggara pendidikan SDM PKS dan telah diumumkan melalui surat No. PENG-3/DPKS/2025 tanggal 23 April 2025

tentang Pengumuman Lolos Seleksi Lembaga Penyelenggara Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2025.

“Untuk tahun 2025, terdapat sebanyak 41 kampus yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Timur Indonesia sampai dengan Barat Indonesia. Selain itu, dibuka puluhan program studi maupun jenjang Pendidikan yang bisa diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia ataupun calon-calon penerima manfaat beasiswa ini,” ungkap Rangga.

Lebih lanjut dijelaskan Rangga Rahmananda, pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit ini sudah dibuka mulai tanggal 17 Mei 2025.

Pastikan saja untuk segera mengakses laman

https://www.beasiswasdmsawit.id/, dipilih sesuai dengan minat dan kompetensinya masing-masing.

Sebagai informasi, sejak tahun 2016, BPDP telah memberikan beasiswa kepada 9.265 orang, dengan sekitar 3.910 diantaranya telah lulus dari berbagai program pendidikan, termasuk D1, D2, D3, D4, maupun S1.

Pada tahun ini, penerimaan beasiswa sawit naik dari 3.000 pada Tahun 2024 menjadi 4.000 atau meningkat 33% sepanjang tahun 2025 ini. Untuk diketahui, sampai dengan bulan April tahun 2025, BPDP telah menyalurkan dana sebesar Rp870 miliar untuk program pengembangan SDM.

Untuk info detil terkait lembaga pendidikan dan program studi dapat langsung mengakses website resmi BPDP di www.bpdp.or.id.

Terdapat 7 (tujuh) jalur pendaftaran Beasiswa SDM Sawit yaitu:

1. Pekebun dan Keluarga Pekebun Kelapa Sawit;

2. Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit;

3. Keluarga dari Karyawan/pekerja pada usaha Perkebunan Kelapa Sawit;

4. Pengurus kelembagaan Pekebun pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit;

5. Pengurus Asosiasi Pekebun Kelapa Sawit;

6. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di bidang perkelapasawitan;

7. Penyuluh yang bekerja di wilayah Perkebunan Kelapa Sawit.

Berita Terkait

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel
Kanit Samapta Polsek BMT Jadi Pembina Upacara di Sekolah Charitas 03, Sosialisasikan Program POLIDIK
Kapolres OKU Timur Hadiri Pembukaan PKL PMII, Ajak Kader Bersinergi dan Peduli Isu Karhutla
Pemkab dan DPRD Muba Sepakati Jadwal Pembahasan KUA-PPAS dan RAPBD 2027
Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026
Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter
Kasubsi Yantah Sosialisasikan Hak Bersyarat Kepada Warga Binaan
Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:42 WIB

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kanit Samapta Polsek BMT Jadi Pembina Upacara di Sekolah Charitas 03, Sosialisasikan Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Kapolres OKU Timur Hadiri Pembukaan PKL PMII, Ajak Kader Bersinergi dan Peduli Isu Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Pemkab dan DPRD Muba Sepakati Jadwal Pembahasan KUA-PPAS dan RAPBD 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026

Berita Terbaru

Jakarta

Telkomsel Raih Delapan Marketing Excellence Awards 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 21:42 WIB