Prodia Sediakan Pemeriksaan dengan Tarif Khusus Untuk Kesehatan Jantung

- Redaksi

Jumat, 16 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jantung merupakan organ yang menjadi sentral proses pemompaan darah, pemfilteran darah kotor menjadi darah bersih, dan mengalirkan darah bersih kaya oksigen ke seluruh tubuh. Jadi bisa dibayangkan jika jantung berhenti bekerja atau tidak dapat berfungsi dengan baik?

Jika dulu penyakit jantung seringkali menyerang seseorang yang berusia 50 tahun ke atas, saat ini banyak anak muda yang terkena penyakit mematikan ini. Sekitar 39 persen berusia kurang dari 44 tahun dan 22 persen, di antaranya berusia antara 15 – 35 tahun. Adanya ciri tekanan darah tinggi, nyeri dada, sesak nafas, irama jantung tidak menentu, badan yang sering lemas. Ini merupakan ciri – ciri penyakit jantung yang harus kita perhatikan bersama. 

Penyakit jantung atau kardiovaskular ini tergolong dalam silent disease atau silent killer. Kadang penderita kardiovaskular tidak menyadari keberadaan penyakit tersebut di dalam dirinya. Tetapi tiba-tiba saja tumbang karena sesak pada bagian dada. Beberapa kasus juga terjadi di mana tiba-tiba seseorang tanpa sebab merasa nyeri di dada kemudian meninggal tanpa penanganan. Diagnosis yang umum dinyatakan adalah serangan jantung.

“Jangan tunggu sampai dia datang diam-diam. Kini saatnya bagi kita untuk mulai menjaga kesehatan jantung. Mulailah dengan beberapa hal yang mudah, seperti berolahraga, agar jantung tetap bergerak; membatasi konsumsi daging merah, gula dan lemak tak sehat; mengurangi asupan garam. Bagi Anda yang merokok, mulailah berhenti merokok; jaga berat badan Anda, jangan sampai obesitas; hindari stress,” kata Brand Manager Prodia Palembang, Ermayanti, Jumat (16/9/2022).

Masih kata Ermayanti, untuk memastikan apakah Anda memiliki risiko penyakit jantung, ketahui lebih dalam dengan melakukan konsultasi bersama dokter dan lakukan pemeriksaan laboratorium.

“Dalam rangka memeringati World Heart Day Prodia berpartisipasi menyediakan pemeriksaan khusus dengan tarif khusus bagi kesehatan Jantung Anda,”katanya.

Untuk itu Anda dapat memanfaatkan Program Buy I get 1 untuk pemeriksaan genomics VASCULArisk, NEUROgenomics, TENSrisk, CardioPGx dan berlaku add on.

“Selain itu Anda juga dapat memanfaatkan keringanan biaya 20% untuk paket pemeriksaan Prohealthy Heart 1 untuk skrining risiko PJK atau stroke serta mengenai status vit D, keringanan biaya 20% untuk Prodia PULS Cardiac Marker, dan Expanded Lipid Profile. Tidak hanya itu, ada juga harga khusus Prohealthy Heart 2 untuk skrining faktor risiko PJK yang disebabkan oleh faktor tingginya profil lipid, kerusakan endothelial, hipertensi dan gangguan fungsi ginjal,” tambahnya lagi.

Untuk itu jangan tunggu hingga bergejala, mari prediksi, cegah dan tangani risiko penyakit jantung dari sekarang. Periode promo mulai 1 September- 31 Oktober 2022. (ril)
 

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah
RSUD Palembang BARI Siapkan Ruang Isolasi Pasien Mpox

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Rabu, 20 November 2024 - 16:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida

Berita Terbaru