Prihatin, Kondisi Bangunan SD 149 Butuh Perhatian Serius dan Bantuan Pemerintah

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak lantai ruangan belajar SD Negeri 149 Palembang yang kondisinya retak dan sangat membahayakan siswa. (Photo: Deni Kurniawan)

Tampak lantai ruangan belajar SD Negeri 149 Palembang yang kondisinya retak dan sangat membahayakan siswa. (Photo: Deni Kurniawan)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris, di era serba kemajuan sekarang ini, Kota Palembang yang notabene adalah kota metropolitan masih ada  ditemukan sekolah dengan kondisi sangat memperhatikan.

Wajah pendidikan yang memprihatinkan seolah luput dari sorot perhatian pemerintah itu, tergambar dari salah satu sekolah dasar yakni SD Negeri 149 Palembang.

Terlihat jelas, SD yang berlokasi di Jalan Sosial RT 1 RW 1 Kelurahan Pulo Kerto Kecamatan Gandus itu, kondisi gedung sekolahnya tampak masih banyak sarana prasarana fasilitas pendidikannya yang rusak dan belum mendapatkan perbaikan maksimal dari pemerintah.

Seperti lantai di hampir semua ruangan kelas siswa tidak rata akibat terjadinya penurunan keramik, bergelombang, dan sudah retak-retak serta banyak dinding-dinding kelas yang retak disebabkan pergeseran pondasi.

Hal ini jika terus dibiarkan, tidak adanya langkah-langkah konkrit dalam perbaikan dapat dipastikan bisa mengancam keselamatan siswa yang tengah melakukan aktivitas belajar.

Kepala SD Negeri 149 Palembang Ida Afrianti sangat berharap kepada Pemerintah Kota Palembang dalam hal ini Dinas Pendidikannya agar supaya sudi memperhatikan nasib mereka untuk memperbaiki sarana dan prasarana fasilitas di sekolah mereka.

“Kami berharap kepada pihak terkait bisa segera memperbaiki kerusakan yang ada serta memfasilitasi sarana dan prasarana pendidikan yang memadai karena jika terus dibiarkan dengan kondisi bangunan dinding kelas yang hampir roboh itu, membuat aktivitas kegiatan belajar mengajar terganggu, dan sangat membahayakan keselamatan guru dan siswa,” katanya.

“Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk segera memperbaiki kerusakan sarana di SD Negeri 149 Palembang yang sejak beberapa tahun lalu sampai sekarang belum pernah ada perbaikan,” tambahnya.

Ditambahkan salah seorang guru di SD tersebut, tak hanya lantai dan dinding saja yang mengalami kerusakan plafonnya pun juga sudah banyak yang jebol dan berlubang, ditambah kayu penyangga plafon sudah banyak yang lapuk.

“Ya beginilah pak kondisi sekolah kami saat ini yang sangat minim dengan perbaikan, saya sendiri juga merasakan bagaimana rasanya menjadi anak-anak yang belajar di sekolah ini apa bisa konsentrasi belajar melihat keadaannya sangat memprihatinkan sekali,” katanya.

“Kalau menurut saya kondisinya sudah tidak layak sekali, terlebih lagi melihat atap plafon sudah banyak yang lubang–lubang, lantai keramik banyak yang mengelupas terlebih lagi bagian kayu penyangga sudah banyak yang lapuk, yang kami khawatirkan kalau ada angin kencang apalagi sekarang musim penghujan yang ditakutkan tiba-tiba roboh disaat jam pelajaran, tetapi semoga saja jangan sampai terjadi,” tambahnya, penuh harap dapat perhatian serius dari pemerintah.

Salah seorang orang tua murid yang anaknya bersekolah di SD Negeri 149 menyebutkan bahwa ini salah bentuk ketidakadilan dari pemerintah.

“Pemerintah seolah-olah tidak adil, masa sekolah lain bagus-bagus, sedangkan sekolah ini dibiarkan rusak apalagi itu dinding-dindingnya sudah pada retak dan plafon juga sudah pada jebol, warna cet permukaan pun sudah menjamur kelihatan dari luar sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata emak-emak yang namanya enggan disebutkan ini jika memasuki musim hujan seperti sekarang ini sekolah yang memang lokasinya jauh dari tengah kota itu pasti terendam banjir air hujan, terutama dibagian lapangannya.

“Terlebih lagi halaman sekolah kalau hujan terkadang becek dan licin, kami selaku wali murid sangat kasihan sekali melihat siswa-siswa yang selalu bersemangat belajar di sekolah SD ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palembang, M Affan Prapanca mengatakan bahwa sekolah dengan kondisi darurat akan menjadi prioritas perbaikan.

Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada tenaga pengajar saja, tetapi juga sarana dan prasarana penunjang lainnya.

“Pembenahan sarana harus diiringi juga dengan peningkatan kualitas pendidik. Program ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menjamin keselamatan siswa di sekolah,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura
5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni
Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang
Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas
Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan
Satu-satunya Perguruan Tinggi di Sumatera, UMP Raih Nominator Mitra Klinik Hukum Terbaik
Ratu Dewa Pastikan Sekolah Rusak Diperbaiki Tahun Depan
Fakultas Hukum Unsri Jajaki Kemitraan dengan Leiden Law School Belanda

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:05 WIB

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura

Rabu, 1 April 2026 - 21:03 WIB

5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:33 WIB

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:36 WIB

Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:15 WIB

Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat diwawancarai langsung, Senin (9/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Herman Deru Segera Usulkan Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT KPK

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:43 WIB