Polsek Muara Pinang Gencarkan Makmano Karhutla, Warga Diingatkan Bahaya Bakar Lahan

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Muara Pinang Gencarkan Makmano Karhutla, Warga Diingatkan Bahaya Bakar Lahan

Polsek Muara Pinang Gencarkan Makmano Karhutla, Warga Diingatkan Bahaya Bakar Lahan

EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Empat Lawang. Di Kecamatan Muara Pinang, polisi menyambangi masyarakat melalui program “Makmano Karhutla” untuk meningkatkan kesadaran agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

 

Sosialisasi tersebut digelar di Lapangan Voli Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Selasa (8/9/2026) siang.

 

Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.10 WIB dan dipimpin Kapolsek Muara Pinang AKP Dwi Sapriadi, S.H., bersama Ka SPK Bripka Reza Rozandi serta Bhabinkamtibmas Bripda Dimas Andrean.

 

Selain menyampaikan edukasi, personel juga melakukan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus memantau potensi terjadinya Karhutla di wilayah tersebut.

 

Dalam sosialisasi itu, warga diingatkan mengenai larangan membakar hutan dan lahan. Polisi juga membagikan pamflet yang memuat larangan serta sanksi hukum bagi pelaku pembakaran.

 

Masyarakat diminta tidak menggunakan api saat membuka maupun membersihkan lahan. Sebab, api yang awalnya digunakan untuk membersihkan lahan dapat dengan mudah meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan.

 

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., meminta seluruh jajarannya memperkuat langkah pencegahan Karhutla dengan mengutamakan sosialisasi, edukasi serta patroli secara rutin.

 

“Pencegahan harus terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat. Kami mengajak warga untuk tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan karena dampaknya dapat membahayakan kesehatan, lingkungan dan keselamatan bersama,” tegasnya.

 

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya mengandalkan tindakan setelah kebakaran terjadi. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah munculnya titik api sejak awal.

 

Melalui program “Makmano Karhutla”, Polres Empat Lawang dan jajaran Polsek terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

Polsek Muara Pinang pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan cara pembakaran.

 

“Cegah Karhutla, jaga lingkungan, jaga keselamatan,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan
Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang Bersama Koramil dan Forkopimcam Gelar Patroli Gabungan Mitigasi Karhutla
Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin
Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar
Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang Bersama Koramil dan Forkopimcam Gelar Patroli Gabungan Mitigasi Karhutla

Rabu, 30 September 2026 - 20:02 WIB

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru