SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat, sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek BMT.
Kapolsek BMT IPTU Swisspo memimpin langsung kegiatan tersebut. Dengan adanya GPM ini, menunjukkan kehadiran dan komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan pokok warga.
GPM Beras SPHP Polsek Buay Madang Timur Polres OKU Timur dengan HET penjualan Rp 12.000,- / kilogram atau sebesar Rp 60.000,- Persatu karung ukuran 5 Kg, dan maksimal pembelian sebanyak 2 (Dua) kemasan beras SPHP dengan Jumlah Beras yang dijual sebanyak 300 kemasan, dan terjual 162 kemasan. Sehingga sangat membantu meringankan beban ekonomi, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang terjadi di pasaran.
Kapolsek OKU Timur IPTU Swisspo mengatakan, GPM diharapkan dapat menjaga kestabilan harga beras dan memastikan pasokan beras di wilkum Polsek BMT tetap terjaga, berkualitas dan dengan harga yang wajar.
“Kegiatan Gerakan Pasar Murah Polsek Buay Madang Timur Polres OKU Timur bekerjasama Bulog Kabupaten OKU Timur bertujuan untuk menekan inflasi, menjaga stabilitas harga pangan, dan memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat. Program ini juga merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan,” katanya.
Kegiatan GPM ini menjadi salah satu wujud nyata sinergitas antara Polri dan Bulog, yang diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan demi menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan, khususnya beras. Kehadiran Polsek BMT dalam program pangan murah ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi langsung antara aparat dan masyarakat.
Masyarakat mengapresiasi langkah Polri dan Bulog, yang telah membantu menekan pengeluaran rumah tangga, serta menciptakan rasa aman, dengan hadirnya aparat kepolisian di tengah-tengah warga.

















