Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Depan Loket PLN Sekayu, Motifnya Dendam

- Redaksi

Sabtu, 23 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Musi Banyuasin berhasil menangkap pelaku penembakan di depan Loket PLN Sekayu yang menewaskan korban AMP (36) di tempat kejadian.

Pelaku berinisial EMN alias Atak (36) ditangkap 3 jam setelah kejadian yakni sekira pukul 12.06, kamis (21/11) di lapangan Simpang Tugu Bundaran, Sekayu.

“Setelah kejadian, kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku saat berada di bundaran tugu bintang,” ujar Kapolres Muba AKBP Listiyono Dwi Nugroho, melalui Kasat Reskrim AKP Bondan Try Hoetomo, Jumat (22/11/2024).

Dari hasil penangkapan itu, pihak kepolisian berhasil 1 butir selongsong amunisi call 9 mm, 2 butir pecahan proyektil diduga amunisi, 1 pecahan kaca jendela, 1 Pucuk senjata api jenis pistol, 23 butir amunisi call 9 mm, 1 unit sepeda motor, 1 jaket Jeans warna biru, 1 celana panjang jeans warna abu-abu, 1 buah helm warna hitam, dan 1 pasang sepatu yang berceceran darah.

Lebih lanjut Bondan mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku EMN melakukan penembakan terhadap korban AMP yakni didasari permasalahan pribadi diantara keduanya.

“Motifnya permasalahan pribadi yakni pelaku jengkel terhadap korban. Tapi kita akan dalami lagi, apakah ada motif lain dibalik penembakan itu,” tegas dia.

Disinggung terkait kepemilikan senjata api, Gondang menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, diketahui senjata api didapat oleh pelaku yakni berasal dari seorang temannya yang saat ini sudah meninggal dunia. “Senjata menurut keterangan pelaku di dapat dari temannya,” ucap dia.

Atas perbuatan itu, pelaku EMN dijerat dengan pasal berlapis yakni Primer Pasal 340 KUHP dIancam dengan pidana mati atau seumur hidup, subsider Pasal 338 diancam pidana penjara paling lama 15 tahun, serta Pasal 1 Ayat (1) dan Pasal 2 Ayat (2) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Sebelumnya, peristiwa menggemparkan terjadi di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Saat itu, korban AMP yang sedang mengantri diloket pembayaran listrik Kantor PLN Cang Sekayu ditembak orang tak dikenal, sekira pukul 09.00 WIB.

Korban ditembak menggunakan senjata api jenis pistol dari jarak 2 meter, tepat pada bagian belakang kepala. Akibat penembakan itu, korban jatuh terlentang dan meninggal dunia di tempat. Sedangkan pelaku yang saat itu menggunakan jaket dan helm langsung melarikan diri.

Berita Terkait

Pelaku Curanmor diringkusi Unit Ranmor Polrestabes Palembang
Wabup Muba Hadiri Penyerahan LHP BPK, Tegaskan Komitmen Benahi Kinerja PDAM Tirta Randik
Kapolres Muba Pimpin Sertijab PJU.AKP M. Wahyudi, S.H. Jabat Kasat Reskrim
Tak Terima Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan, Fauzan Layangkan Laporan Balik
Gasak Genset di Teras Rumah, Pemuda Asal Pangkalan Bulian Diciduk Polisi
Terciduk Suami Bersama Pria Lain di Kamar Homestay, Ini Penjelasan Istri
Pj Sekda Muba Terima Kunjungan PWI, Siap Dukung Kegiatan Hari Pers Nasional
Polda Sumsel Bongkar Tambang Batubara Ilegal di Muba
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pelaku Curanmor diringkusi Unit Ranmor Polrestabes Palembang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:05 WIB

Wabup Muba Hadiri Penyerahan LHP BPK, Tegaskan Komitmen Benahi Kinerja PDAM Tirta Randik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:03 WIB

Kapolres Muba Pimpin Sertijab PJU.AKP M. Wahyudi, S.H. Jabat Kasat Reskrim

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:50 WIB

Tak Terima Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan, Fauzan Layangkan Laporan Balik

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:01 WIB

Gasak Genset di Teras Rumah, Pemuda Asal Pangkalan Bulian Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Kota Palembang

Sekda Soroti Rendahnya Koordinasi OPD dalam Gerakan Lingkungan Bersih

Minggu, 15 Feb 2026 - 17:41 WIB