SUARAPUBLIK.ID, KOTA PALEMBANG – Tim Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) lintas wilayah.
Tersangka diketahui merupakan pemain lama yang kerap beraksi di sejumlah titik di Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.
Tersangka berinisial SGP (22), ia ditangkap di wilayah Sungai Rebo, Kabupaten Banyuasin.
Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa, 15 Juli 2025 sekitar Pukul 10.30 WIB di Jalan Talang Petai, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju Kota Palembang.
Korban berinisial S (45) memarkir sepeda motor Honda Beat Street warna hitam dalam kondisi terkunci stang saat berbelanja di warung sembako.
Ketika kembali, korban mendapati kendaraan tersebut telah hilang meskipun kunci kontak masih berada di tangannya. Korban kemudian melapor ke Polsek Plaju. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 20.800.000.
Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat Musi 2026, sebuah inisiatif kepolisian yang difokuskan untuk memberantas kejahatan jalanan (street crime) guna menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
Meski satu tersangka utama telah diamankan, pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini belum sepenuhnya tuntas.
Saat ini, satu tersangka sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkapkan jaringan penadah.
Identitas dua rekan pelaku berinisial KV dan L yang ikut terlibat dalam aksi tersebut sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Tim Jatanras Polda Sumsel kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kedua buron tersebut.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan. Operasi Pekat Musi ini adalah komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada warga Sumsel,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya, pada Rabu (04/03/2026).
Atas ulahnya, penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 477 ayat (1) huruf f dan/atau huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tujuh tahun penjara.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menggunakan kunci ganda pada kendaraan guna meminimalisir risiko pencurian,” kata Nandang.
Penulis : Uci
Editor : Aan Wahyudi

















