Pol PP Sumsel Bubarkan Keramaian Lewat Jam 12 Malam 

- Redaksi

Sabtu, 30 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumsel membubarkan beberapa tempat keramaian karena masih buka dan banyak pengunjung ketika sudah pukul 23.00 WIB.

Pembubaran ini sesuai Peraturan Gubernur dimana sepanjang bulan Ramadhan tempat tempat hiburan malam, tak diperkenankan buka hingga pukul 23.00 WIB.

Kepala Sat Pol PP Sumsel Aris Saputra mengatakan, pihaknya sengaja melakukan Razia dengan tujuan tempt hiburan malam untuk menegakan perda Gubernur. Mulai pukul 21.00 WIB, Pol PP Sumsel mendatangi 9 lokasi hiburan malam.

“Dari 9 lokasi itu ada 1 lokasi yang kita bubarkan karena masih buka ketika waktu sudah masuk pukul 23.00 WIB Rumah Bermain Billiar Arena 9,” kata Aris, Sabtu (30/3/2024).

Selain itu ditempat lainya, timnya menemukan adanya minuman keras yang beredar. Untuk itu pol PP Sumsel berhasil mengamankan 66 botol minmman keras.

“Kita juga mendapati 5 pekerja tidak membawa identitas diri KTP di Arena 9 (3 pegawai) dan di Boycott Biliard (2 orang). Untuk Miras, ada 66 botol kita sita karena tak memiliki izin jual di Boycott Billiard,” ungkapnya.

Semua tangkapan dibawa ke Kantor Pol PP Sumsel untuk diberikan pengarahan agar tak mengulanginya kembali. Sedangkan untuk tempat Billiar yang melanggar pihaknya hanya memberi peringatan dan meminta tempat hiburan tidak mengulang perbuatan.

“Kita juga tegaskan tempat hiburan Haris menaati aturan yang ada seperti tutup pukul 23.00 WIB. Kita harus menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah untuk menjaga kekusyukan,” jelasnya.

Pol PP Sumsel, Tamba Aris, akan terus memantau tempat hiburan selama bulan ramadhan ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan jika ada pelanggara yang terjadi.

“Tak hanya tempat hiburan kita juga akan memantau tempat penginapan, kos kosan, dan lainya untuk menghindari adanya praktek asusila dibulan penuh berkah ini,” tutupnya.

Berita Terkait

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang
Sidang Perdana Korupsi BPFK Jakarta dan UPF-PFK Palembang, Dua Terdakwa Didakwa Rugikan Negara Rp397 Juta
Sudah 9 Bulan Berlalu, Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Palembang Belum Ada Penangkapan
Slank – HS Apresiasi Budak Palembang: Tetap Aman Meski Penonton Konser Membludak!

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Senin, 25 Mei 2026 - 14:24 WIB

Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel

Senin, 25 Mei 2026 - 14:10 WIB

86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terbaru

fhoto : edusksi b2sa goes to schol oleh dkpp lota pagar alam

Pagar Alam

Pagar Alam Lawan Stunting Lewat Edukasi Gizi 

Senin, 25 Mei 2026 - 17:40 WIB

Foto kapolrestabes Palembang dan Manajemen Rokok HS

Kota Palembang

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB