Pj Gubernur Segera Rencanakan Bedah Rumah Tak Layak Huni Secara Serentak Se-Sumsel

- Redaksi

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni segera melaksanakan program bedah rumah tak layak huni serentak se-Sumsel. Hal ini merupakan upaya nyata dari pemerintah daerah dalam mempercepat kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Dalam waktu dekat kita juga akan mencanangkan bedah rumah serentak seluruh Sumatera Selatan. Nanti Pak Walikota boleh bersama-sama Kepala OPD Kota Palembang, Kepala OPD di Sumatera Selatan, Kepala OPD di Kabupaten dan kota Se-Sumsel melakukan bedah rumah, satu Kepala  OPD satu rumah yang dibedah,” ucap Fatoni dalam sambutannya pada pemberian bantuan sosial (bansos) yang diperuntukan bagi anak stunting se-Kota Palembang yang dilaksanakan di halaman Rumah Dinas Walikota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (26/1/2024).

Fatoni mengatakan rumah-rumah masyarakat yang akan dibedah merupakan rumah dalam kondisi tidak layak. Oleh karena itu, Fatoni meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera mendata masyarakat yang dinilai berhak menerima untuk segera dilakukan bedah rumah.

“Bapak Ibu mulailah memilih rumah-rumah yang akan dibedah, rumah-rumah yang kurang sehat dipersiapkan untuk dibedah sehingga penanganan kemiskinan ekstrem dan sekaligus stunting ini tetap kita lakukan,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, bagian rumah masyarakat penerima yang akan dibedah meliputi bagian atap, lantai dan dinding.

“Bagian rumah yang dilakukan perbaikan adalah atap, lantai dan dinding. Atap, lantai dan dinding harus kita perbaiki, sehingga rumah-rumah menjadi sehat dan layak huni,” ujar Fatoni.

Dia menegaskan dalam penanganan masalah sosial, seperti stunting dan kemiskinan ekstrem harus dilakukan secara bersama-sama, berkolaborasi dan terorganisir dengan baik melibatkan seluruh pihak, termasuk BUMD, BUMN dengan tepat sasaran by name by address.

“Sehingga target  yang hendak dicapai angka stunting turun 14% di tahun 2024 tercapai sesuai dengan target pemerintah pusat,” tandasnya.

Berita Terkait

Kejari Palembang Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Lampu Jalan, Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Saksi Bantah BAP di Sidang Korupsi Dana Desa Lubuk Muda, Hakim Beri Peringatan
Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga, TP PKK Sumsel dan IIPK Bank Sumsel Babel Berkolaborasi dalam Pengajian Rutin
Dorong Pemerataan Sepak Bola di 17 Kabupaten/Kota, Ini 8 Program yang Diusung Didi Yanto
Pelaku Penembakan Briptu Hamdi Mengaku Gunakan Senpira Peninggalan Paman
Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera
Sekda Palembang Aprizal Hasyim Tegaskan BUMD Harus Profesional, Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi PAD
13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Kejari Palembang Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Lampu Jalan, Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga, TP PKK Sumsel dan IIPK Bank Sumsel Babel Berkolaborasi dalam Pengajian Rutin

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Dorong Pemerataan Sepak Bola di 17 Kabupaten/Kota, Ini 8 Program yang Diusung Didi Yanto

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Pelaku Penembakan Briptu Hamdi Mengaku Gunakan Senpira Peninggalan Paman

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera

Berita Terbaru