Piala Dunia U20 Batal Herman Deru Berduka

- Redaksi

Kamis, 30 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – FIFA kemarin resmi mengumumkan jika penyelenggaraan FIFA World Cup U20 pada tahun 2023 di Indonesia resmi dibatalkan. Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah mendapat banyak respon sedih oleh para pendukung sepak bola di Nusantara.

Bahkan Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku turut berdukacita batalnya kompetisi Sepakbola tingkat Dunia tingkat Junior ini. Padahal sudah banyak persiapan dan uang yang dikeluarkan untuk menyukseskan event ini di Indonesia.

“Kasian Timnas yang sudah bertahun-tahun latihan, apalagi persiapan yang sudah dilakukan di 6 daerah yang siap menjadi tuan rumah,” kata Deru dibincangi, Kamis (30/3/2023).

Menurut Deru, begitu banyak persiapan yang sudah dilakukan tinggal menghitung hari dibatalkan. Terus sudah sekian banyak APBD dan APBN yang dikeluarkan untuk menyambut para tamu- tamu tingkat dunia. Padahal berharap ada geliat ekonomi yang dahsyat akibat itu, tapi harus dibatalkan.

“Padahal Insfratruktur kita sudah dinyatakan layak 100 persen,” ungkapnya.

Meski begitu, Deru menjelaskan jika dirinya tidak akan menganggap adanya kerugian dari pembangunan dan perbaikan Infrastruktur yang menelan Miliaran Rupiah untuk menyukseskan Piala Dunia U-20. Hanya saja selama ini sudah mengalokasikan sejumlah APBN dan APBD fokus ke hal tersebut yang harusnya bisa ke prioritas lain.

“Tapi inilah bawah FIFA punya standarisasi sendiri terhadap perilaku tuan rumah. Saya masih shock Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia batal,” tarangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad menjelaskan telah menggelontorkan dana seberapa Rp. 30 Miliar untuk persiapan mulai dari perbaikan stadion Gelora Sriwijaya dan penambahan infrastruktur lainya.

“Ya, Rp. 30 Miliar dana sudah dikeluarkan sejak tahun 2020. Namun kita ambil hikmahnya saja, Sumsel punya stadion dengan standar FIFA yang nanti bisa digunakan oleh anak – anak Sumsel membangun sepak bola Indonesia,” singkatnya.

Berita Terkait

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang
Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara
BM BSI Akui Skema Pencairan KUR Tambak Tak Sesuai SOP, Kerugian Disebut Capai Rp9,5 Miliar
Ketua KONI Lahat Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Rp3,3 Miliar
BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat
Penasihat Hukum Kholizol-Raga Siapkan Eksepsi, Singgung Dugaan Aktor Utama Proyek Air Lemutu Belum Tersentuh
Korupsi Anggaran Dishub Muba, Muhammad Ridho Dituntut 3 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:42 WIB

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:41 WIB

Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:37 WIB

Ketua KONI Lahat Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Rp3,3 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:33 WIB

BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat

Berita Terbaru