Pertengahan September, Paiker Kendorkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

- Redaksi

Selasa, 31 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Pembahasan pelonggaran PPKM di Kecamatan Paiker Empat Lawang.
Foto: ist

Suasana Rapat Pembahasan pelonggaran PPKM di Kecamatan Paiker Empat Lawang. Foto: ist

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Pemerintah Kecamatan Pasemah Air keruh (Paiker) mengadakan rapat sosialisasi hasil pembahasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan evaluasi Surat Edaran Bupati Empat Lawang Nomor : 360/191/SE/BPBD/2021.

Hasil rapat menyepakati pelaksanaan resepsi pernikahan akad nikah dan acara sosial lainnya dibuka kembali, asal mengikuti protokol kesehatan. Khusus untuk Paiker perlakukan khusus, untuk sembilan kecamatan pembukaan kembali resepsi pernikahan akad nikah dan acara sosial lain, pada awal bulan september 2021. Sementara Paiker baru boleh dipertengahan bulan, mulai tanggal 15 September 2021.

“Untuk pastinya menunggu instruksi bupati, memang tertundanya izin kegiatan keramaian untuk Paiker, dikarenakan masih tingginya masyarakat yang sakit mengarah covid-19 maupun terkonfirmasi covid-19 hasil PCR,” kata Camat Paiker Noperman Subhi, Selasa (31/08/2021).

Dikatakannya, masyarakatpun banyak yang merasa nyaman adanya pembatasan izin keramaian selama ini.

“Sudah terbiasa, jadi walaupun diperpanjang pelarangan keramaian masyarakatpun sudah bisa beradaptasi,” tuturnya.

Noperman juga berharap kepada masyarakat yang punya kepentingan untuk mengadakan resepsi pernikahan atau kegiatan lain yang mengumpulkan orang banyak, untuk menerima keputusan tersebut guna menghindari Paiker menjadi daerah teratas dalam penyebaran covid-19.

“Jangan sampai jatuh korban karena ada yang egois memenuhi kepentingan pribadi, tidak memikirkan kesehatan masyarakat umumnya. Mari kita sikapi dengan kepala dingin. Yakinlah itulah jalan tengah mengakomodasi semua keinginan masyarakat Paiker,” ungkapnya.

Sementara, Kepala puskesmas Paiker Siti Khodijah merasa tidak yakin apabila izin keramaian dikeluarkan masyarakat yang diundang bakal terhindari dari covid-19, kecuali protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik dan benar.

“Kami meminta kerjasama kepala desa untuk mencatat dan membujuk masyarakat yang diduga terpapar covid-19 akibat berinteraksi dengan keluarga maupun tetangganya yang positif covid-19 untuk mau di SWAB maupun PCR ,” kata Siti. (Alf)

Berita Terkait

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang
Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian
Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari
Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung
HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:08 WIB

Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:39 WIB

Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian

Berita Terbaru

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB