Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Kembali Wisata Lubuk Penyengat, Dorong Ekonomi dan Pelestarian Budaya Sungai

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, SUARAPUBLIK.ID — Setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, aktivitas wisata di Lubuk Penyengat, Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, kembali dikembangkan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Fuel Terminal Jambi bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Muaro Dano mengembangkan wisata pemancingan dengan memanfaatkan anakan Sungai Batanghari sebagai ruang wisata sekaligus penggerak ekonomi dan pelestarian budaya masyarakat.

 

Pengembangan tersebut diresmikan pada Minggu (16/8) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp124 juta. Dukungan Pertamina mencakup gazebo pemancingan sepanjang 40 meter, tiga gazebo pondokan, dua perahu, 20 paket perlengkapan pemancingan, sarana budidaya ikan, bibit ikan, serta bibit tanaman.

 

Camat Maro Sebo, Bombi Sormin, mengapresiasi kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan Pertamina dalam menghidupkan kembali wisata Lubuk Penyengat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar pengembangan desa wisata dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

 

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan untuk menghidupkan kembali potensi wisata Lubuk Penyengat. Harapannya, kawasan ini terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Kecamatan Maro Sebo,” ujar Bombi.

 

Ketua Pokdarwis Muaro Dano, Sukirman, mengatakan pengembangan ini menjadi langkah masyarakat untuk menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata alam dan air di kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi.

 

“Setelah lama berhenti karena pandemi, kami mencoba menghidupkan kembali kawasan ini dengan memanfaatkan sungai sebagai tempat pemancingan sekaligus mengenalkan budaya dan kehidupan masyarakat sekitar sungai,” ujar Sukirman.

 

Dalam dua minggu pertama, pengembangan kawasan mulai menunjukkan dampak positif dengan melibatkan 15 orang pengelola dan satu UMKM dalam aktivitas wisata. Untuk memperkuat ekosistem perairan, Pertamina bersama masyarakat juga melakukan restocking 6.100 ekor ikan patin dan gurame.

 

Pengembangan wisata turut diperkuat melalui Sekolah Budayo yang berdiri sejak 2024 di bawah pengawasan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Jambi. Sebanyak 35 anak mengikuti pembelajaran sejarah, seni tradisional, budaya sungai, kerajinan, kearifan lokal, dan lingkungan bersama maestro budaya dari Desa Baru dan Pokdarwis Muaro Dano.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan program ini diarahkan agar potensi sungai dan budaya lokal dapat dikelola menjadi sumber manfaat bagi masyarakat.

 

“Lubuk Penyengat memiliki kekuatan pada sungai dan budaya masyarakatnya. Kami ingin potensi tersebut berkembang menjadi daya tarik wisata yang sekaligus membuka peluang ekonomi dan menjaga lingkungan serta budaya lokal,” ungkap Rusminto.

 

Melalui program TJSL tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut mendukung pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, Tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Tujuan 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, Tujuan 14 Ekosistem Perairan, Tujuan 15 Ekosistem Daratan, serta Tujuan 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang mendorong kemandirian masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan serta ekonomi lokal.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Gerak Cepat Respons Dampak Karhutla di Jambi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dampingi Lansia Bakung Jaya Lewat Program SEBAYA
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Kesehatan dan Kemandirian Masyarakat Bakung Jaya
Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Resmi Berbayar Hari Ini, Cek Tarif Lengkapnya!
Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Resmi Berbayar Hari Ini, Cek Tarif Lengkapnya!
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan BNN Jambi Buka Peluang Produktif Lewat P4GN dan Life Skill
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Ekosistem Ramah Anak melalui Program TAMASYA
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bantu Pokdakan Lamperkas Tekan Biaya Produksi Lewat Pakan Ikan Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Kembali Wisata Lubuk Penyengat, Dorong Ekonomi dan Pelestarian Budaya Sungai

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Gerak Cepat Respons Dampak Karhutla di Jambi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dampingi Lansia Bakung Jaya Lewat Program SEBAYA

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Kesehatan dan Kemandirian Masyarakat Bakung Jaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Resmi Berbayar Hari Ini, Cek Tarif Lengkapnya!

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila, Bukan Sekadar Lima Sila

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:00 WIB

Empat Lawang

Bupati Joncik Tinjau Kesiapan MPLS Di Sekolah Rakyat

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:45 WIB