SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — Di tengah gencarnya transformasi menuju energi bersih, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan perannya sebagai motor inovasi dan keberlanjutan industri pengeboran nasional. Anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (Subholding Upstream Pertamina) ini tampil dalam ajang bergengsi Asia Pacific Oil and Gas Conference and Exhibition (APOGCE) 2025, yang digelar di Sheraton Hotel, Gandaria City, Jakarta, 14–16 Oktober 2025.
Forum internasional yang mempertemukan para pelaku industri migas se-Asia Pasifik itu menjadi momentum bagi Pertamina Drilling untuk menunjukkan arah baru sektor hulu migas Indonesia pengeboran yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.
“Selama 17 tahun, Pertamina Drilling terus berkembang dengan semangat kemandirian energi nasional. Kami berkomitmen menjalankan operasi yang unggul, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, dalam sesi pameran di APOGCE 2025.
Avep menegaskan, kehadiran Pertamina Drilling di forum internasional ini bukan sekadar ajang pamer teknologi, tetapi juga platform untuk memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan global mengenai masa depan energi bersih.
Melalui konsep “green drilling”, Pertamina Drilling mengusung pendekatan pengeboran rendah emisi dan efisien energi. Pendekatan ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap transisi energi yang berkeadilan tanpa mengorbankan produktivitas dan keselamatan kerja.
Saat ini, Pertamina Drilling mengoperasikan 57 armada rig pengeboran dan workover yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Armada tersebut menjadi tulang punggung pencapaian target produksi migas nasional, sekaligus menjadi laboratorium inovasi bagi penerapan teknologi pengeboran digital dan sistem efisiensi energi berbasis data.
Di APOGCE 2025, Pertamina Drilling juga menampilkan hasil-hasil inovasi teknologi dan digitalisasi operasi yang dikembangkan oleh para talenta muda bangsa. Sejumlah solusi digital yang ditunjukkan terbukti mampu meningkatkan efektivitas rig serta menurunkan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon di lapangan.
Komitmen keberlanjutan Pertamina Drilling tidak hanya diwujudkan di lini operasional. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR), perusahaan aktif mendorong pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, pelestarian lingkungan, dan pendidikan vokasi di sekitar wilayah operasi. Semua inisiatif tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan kehadirannya di APOGCE 2025, Pertamina Drilling menegaskan bahwa masa depan industri pengeboran tidak lagi sekadar tentang produksi, tetapi juga tentang bagaimana energi dihasilkan secara bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan.

















