PERHOMPEDIN dan PHTDI Rumuskan Pelayanan Kanker dan Penyakit Darah yang Bermutu, Berdaya Guna Bagi Masyarakat Indonesia

- Redaksi

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Organisasi Profesi Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN) dan Perhimpunan Hematologi dan Transfusi Darah Indonesia (PHTDI) menggelar konferensi kerja tahun 2024 untuk menyusun dan merumuskan gagasan agar tercipta pelayanan kanker serta penyakit darah yang bermutu dan berdaya guna bagi masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah manajemen dan paradigma tata laksana terkini dalam menangani berbagai jenis penyakit kanker dan penyakit darah. Kegiatan ini dihadiri oleh sejawat dokter umum dari berbagai spesialisasi, mulai dari internist, internist subspesialisasi hematologi onkologi medik, spesialis anak dan spesialis lain yang berhubungan dengan bidang kanker dan penyakit darah.
“Dengan dirumuskannya pelayanan kanker serta penyakit, kami harap peran
onkologi medik sebagai konduktor orkestrasi terapi pasien kanker dapat semakin baik dan terdistribusi merata kedepannya, begitu juga dengan PHTDI dapat terus dikenal dan dikembangkan di daerah yang masih memerlukan tenaga dan pengembangan. Kami percaya kedua organisasi profesi ini dapat berada di garis terdepan dan berperan besar dalam membantu pemerintah maupun masyarakat
untuk terbebas dari penyakit kelainan darah dan kanker di Indonesia” ujar Dr. dr. T. Djumhana Atmakusuma, SpPD, K-HOM, FINASIM, Senin (3/6/2024).
Kongres kerja Perhompedin tahun ini diselenggarakan bersamaan dengan
kegiatan ilmiah perdana First Sriwijaya HOM-BASE 2024 (Hematology and
Medical Oncology, Basic-to-Advanced Scientific Event). Kegiatan yang menawarkan serangkaian simposium serta educational program dengan konsep tutorial tematik tersebut turut dihadiri oleh Ketua PERHOMPEDIN cabang Sumatera Selatan yaitu Dr. dr. Yenny Dian Andayani, SpPD, K-HOM, FINASIM.
Dalam kongres ini juga terdapat serangkaian program edukasi yang mengusung kuliah ahli dan diskusi tematik dengan beberapa topik seputar manejemen penyakit kanker dan kelainan darah. Seperti pemberian terapi sistemik terkini baik kemoterapi, terapi target dan imunoterapi pada kanker payudara, prostat, ginjal, kanker paru, leukemia dan limfoma.
Selain itu, dalam kesempatan kali ini juga membahas topik seputar penyakit darah seperti thalassemia, hemofilia dan transfusi darah. Acara dilanjutkan dengan rapat kerja dari seluruh anggota Organisasi Profesi Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam yang hadir untuk merumuskan program kerja dan membahas berbagai isu dan perubahan terkini di bidang kesehatan di Indonesia mulai dari segi kebijakan hingga pendidikan.

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-76 Sumsel, Wyndham Opi Hotel Palembang Tawarkan Paket Menginap Spesial dengan Sajian Kuliner Gratis
Sarasehan Forkopimda Sumsel, Kapolda Tegaskan Polri Tidak Ambil Alih, Tapi Percepat Solusi
Cekcok Lahan Parkir Berujung Sadis, Seorang Buruh Disiram Cuka Parah
Respons Kilat Polrestabes Palembang Tangani Kasus Pecah Kaca Mobil di Ilir Barat I
Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang
Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian
Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:52 WIB

Rayakan HUT ke-76 Sumsel, Wyndham Opi Hotel Palembang Tawarkan Paket Menginap Spesial dengan Sajian Kuliner Gratis

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Sarasehan Forkopimda Sumsel, Kapolda Tegaskan Polri Tidak Ambil Alih, Tapi Percepat Solusi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:45 WIB

Cekcok Lahan Parkir Berujung Sadis, Seorang Buruh Disiram Cuka Parah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:41 WIB

Respons Kilat Polrestabes Palembang Tangani Kasus Pecah Kaca Mobil di Ilir Barat I

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:51 WIB

Berita Terbaru

Kota Palembang

Cekcok Lahan Parkir Berujung Sadis, Seorang Buruh Disiram Cuka Parah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:45 WIB