Penyebab Curah Hujan di Sumsel Meningkat Dalam Sepekan Terakhir

- Redaksi

Rabu, 14 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas 1 Palembang, Nandang Pangaribowo. (Photo: Reza Mardiansyah)

Kordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas 1 Palembang, Nandang Pangaribowo. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam sepekan terakhir, curah hujan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terjadi peningkatan. Padahal, di Sumsel sendiri saat ini telah memasuki musim kemarau yang sudah berlangsung sejak pertengahan Juni 2021.

Kordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas 1 Palembang, Nandang Pangaribowo, mengatakan, jika meningkatnya curah hujan di wilayah Sumsel terjadi karena aktifnya Medden Julian Oscillation (MJO).

MJO yang aktif, mengakibatkan suhu muka laut di wilayah Samudera Hindia meningkat, hingga mengakibatkan pula meningkatnya curah hujan di wilayah Indonesia Bagian Barat.

“Fenomena MJO itulah yang saat ini sedang aktif dan meningkatkan curah Hujan di Sumsel,” kata Nandang, Rabu (14/7/2021).

Menurut Nandang, kurang tepat jika mengatakan kalau Sumsel saat ini mengalami cuaca ekstrem. Menurut data yang mereka dapat, jika saat ini curah hujan di Sumsel hanya dikisaran 0 sampai 100 milimeter.

“Cuaca ekstream di Sumsel mungkin kurang tepat, karena kami masih mendata dan terus mengupdate. Untuk itu masyarakat sumsel silakan jika ingin mengetahui informasi seputar cuaca di Sumsel melalui website info BMKG,” terangnya.

Diketahui dari awal pertengahan Juni, Sumsel telah memasuki musim kemarau dengan rata-rata suhu normal 24 sampai 28 derajar celcius. Sedangkan untuk suhu Maksimum rata-rata di Sumsel dari 30 hingga 33 derajat celsius. (ANA)

Berita Terkait

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Antisipasi Gangguan Keamanan, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Dialog Kamtibmas di Pertashop
Antasipasi Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Sosialisasikan Maklumat Kapolda ke Warga
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Demi Masa Depan Petani, Plt. Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha Rangkul Pusat dan Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:25 WIB

Antisipasi Gangguan Keamanan, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Dialog Kamtibmas di Pertashop

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:22 WIB

Antasipasi Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Sosialisasikan Maklumat Kapolda ke Warga

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi - Pelaksanaan pemadaman darat di Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir oleh Tim Satgas Darat BPBD Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Kota Palembang

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:01 WIB