Penyaluran Beras SPHP Capai 8.500 Ton, Bulog Pastikan Pasokan Aman di Sumsel Babel

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stok beras di Gudan Bulog Sukamaju, Palembang. Foto: Tia

Stok beras di Gudan Bulog Sukamaju, Palembang. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perum Bulog Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) telah menyalurkan sebanyak 8.500 ton beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 21 Agustus 2025.

Wakil Pemimpin Bulog Sumsel Babel, Rasiwan menyebut penyaluran tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di tengah masyarakat.

“Penyaluran terus dimaksimalkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri, terutama melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah,” ujar Rasiwan, Minggu (24/8/2025).

Rasiwan mengatakan saat ini ketersediaan beras di gudang Bulog wilayah Sumsel dan Babel mencapai 103.000 ton.

Selain itu, beras SPHP saat ini sudah tersedia di berbagai saluran distribusi seperti pengecer pasar tradisional, toko di luar pasar, outlet pangan milik pemerintah daerah, hingga ritel modern sehingga mudah untuk mendapatkannya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir akan stok beras karena ketersediaan masih sangat mencukupi,” katanya.

Ia menuturkan jika pihaknya secara aktif melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani lokal, yang mana hingga saat ini tercatat sekitar 181.000 ton gabah dan 25.000 ton beras telah berhasil diserap dari wilayah Sumsel dan Babel.

“Kami terus melakukan penyerapan hasil panen dari petani, terutama karena masih ada panen di sejumlah kabupaten. Ini untuk memastikan stok tetap terjaga dan harga beras tetap stabil,” ucap dia.

Berita Terkait

Dorong Pemerataan Sepak Bola di 17 Kabupaten/Kota, Ini 8 Program yang Diusung Didi Yanto
Pelaku Penembakan Briptu Hamdi Mengaku Gunakan Senpira Peninggalan Paman
Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera
Sekda Palembang Aprizal Hasyim Tegaskan BUMD Harus Profesional, Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi PAD
13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel
Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026
Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter
Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Dorong Pemerataan Sepak Bola di 17 Kabupaten/Kota, Ini 8 Program yang Diusung Didi Yanto

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Pelaku Penembakan Briptu Hamdi Mengaku Gunakan Senpira Peninggalan Paman

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Sekda Palembang Aprizal Hasyim Tegaskan BUMD Harus Profesional, Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi PAD

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:42 WIB

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel

Berita Terbaru

Foto : 2 pelaku diamankan

Kota Palembang

Pelaku Penembakan Briptu Hamdi Mengaku Gunakan Senpira Peninggalan Paman

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:12 WIB

Jakarta

Telkomsel Raih Delapan Marketing Excellence Awards 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 21:42 WIB