Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan sebagai Mahasiswa Baru

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Muhammad Parel Akbar

NIM   : PO7120426007

Prodi : D4 Keperawatan Regular

 

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan sebagai Mahasiswa Baru

 

Menjadi mahasiswa baru di Poltekkes Palembang merupakan pengalaman baru yang memberikan banyak pelajaran bagi saya. Setelah meninggalkan Baturaja untuk melanjutkan pendidikan, saya harus mulai belajar hidup mandiri dan beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda. Pada awalnya, saya merasa sedikit khawatir karena harus jauh dari orang tua, bertemu dengan teman-teman baru, serta menyesuaikan diri dengan jadwal perkuliahan yang cukup padat. Namun, dari proses tersebut, saya mulai memahami bahwa nilai-nilai Pancasila ternyata sangat dekat dengan kehidupan saya sehari-hari.

 

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi salah satu pedoman penting bagi saya selama berada di perantauan. Ketika merasa rindu kepada keluarga, lelah setelah mengikuti kegiatan perkuliahan, atau cemas menghadapi ujian, saya berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah dan doa. Saya juga belajar menghargai teman-teman yang memiliki waktu dan cara beribadah yang berbeda. Kami saling mengingatkan dan memberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah tanpa mengganggu satu sama lain.

 

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan melalui sikap sopan, peduli, dan saling membantu. Sebagai mahasiswa baru, saya berusaha menghormati dosen dan kakak tingkat, baik ketika bertemu secara langsung maupun saat berkomunikasi melalui pesan. Kepada teman, saya berusaha untuk tidak membeda-bedakan. Jika ada teman yang kesulitan memahami materi atau mengalami kesulitan saat praktikum, saya berusaha membantu sesuai dengan kemampuan saya. Dari hal tersebut, saya belajar bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga tentang menjadi pribadi yang peduli terhadap orang lain.

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, sangat saya rasakan di lingkungan kampus. Teman-teman saya berasal dari berbagai daerah dengan logat, kebiasaan, dan karakter yang berbeda. Pada awalnya, perbedaan tersebut membuat kami sedikit canggung. Namun, seiring berjalannya waktu, kami mulai saling mengenal dan memahami. Kami belajar untuk tidak membuat kelompok berdasarkan asal daerah dan berusaha membangun kebersamaan. Bagi saya, keberagaman tersebut justru menjadi pengalaman yang menyenangkan karena saya mendapatkan teman sekaligus belajar mengenal budaya dari daerah lain.

 

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, sering saya terapkan ketika mengerjakan tugas kelompok. Dalam sebuah kelompok, tentu terdapat perbedaan pendapat dan cara berpikir. Daripada memaksakan kehendak, kami berusaha berdiskusi dan mencari keputusan yang dapat diterima bersama. Saya belajar untuk mendengarkan pendapat orang lain dan menerima ketika gagasan saya tidak menjadi pilihan kelompok. Hal tersebut mengajarkan saya pentingnya musyawarah dan menghargai pendapat orang lain.

 

Sementara itu, sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan melalui sikap bertanggung jawab dan adil. Dalam mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha agar pembagian tugas dilakukan secara merata sehingga tidak ada anggota yang merasa bekerja sendirian. Saya juga berusaha menaati peraturan kampus, datang tepat waktu, menjaga kebersihan, serta menghargai hak orang lain, termasuk dengan tidak memotong antrean.

 

Dari pengalaman menjadi mahasiswa baru, saya menyadari bahwa Pancasila bukan hanya lima sila yang harus dihafalkan, tetapi merupakan nilai yang dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti beribadah, menghormati orang lain, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan bersikap adil.

 

Sebagai mahasiswa Poltekkes Palembang, saya berharap dapat terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di kampus, di tempat tinggal, maupun ketika berinteraksi dengan keluarga. Dengan begitu, saya tidak hanya menjadi mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang memiliki sikap dan karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Berita Terkait

Menerapkan Pancasila Melalui Hal-Hal Kecil
Pancasila : Nilai yang Hidup dalam Diriku
Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila, Bagian dari Hidup
Pancasila di Setiap Langkah Kecil Saya
Cahaya Lima Sila dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupanku
Hidup Bersama Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Menerapkan Pancasila Melalui Hal-Hal Kecil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Pancasila : Nilai yang Hidup dalam Diriku

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:15 WIB

Pancasila, Bagian dari Hidup

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Pancasila di Setiap Langkah Kecil Saya

Berita Terbaru

Sumsel

Menerapkan Pancasila Melalui Hal-Hal Kecil

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:59 WIB

Sumsel

Pancasila : Nilai yang Hidup dalam Diriku

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:58 WIB

Sumsel

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:19 WIB

Sumsel

Pancasila, Bagian dari Hidup

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:15 WIB

Sumsel

Pancasila di Setiap Langkah Kecil Saya

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:10 WIB