Pemkot Palembang Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Kota Palembang289 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam menyemarakan HUT RI ke-78, Walikota Palembang, H. Harnojoyo bagikan ribuan Bendera Merah Putih kepada pengendara yang melintas di Simpang 5 DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (11/08).

Tidak hanya Walikota Palembang, seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Palembang juga turut hadir dalam pembagian ribuan Bendera Merah Putih.

“Sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri, hari ini kita sengaja melakukan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih,” kata Harnojoyo.

Disampaikan Harnojoyo, melalui pembagian Bendera Merah Putih tersebut, diharapkan warga masyarakat kota Palembang mampu memelihara kecintaannya terhadap symbol-simbol negara, salah satunya yakni Bendera Merah Putih.

Baca Juga :  Road Barrier Simpang Charitas Dikeluhkan Pengendara

“Dan pastinya juga untuk membangkitkan lagi semangat untuk benar-benar mencintai tanah air kita,” ujarnya.

Mudah-mudahan dengan acara ini , mampu menjadi suatu motivasi bagi seluruh masyarakat kota Palembang untuk bersama-sama memasang Bendera Merah Putih di rumah masing-masing

“Mari kita meriahkan bulan kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan positif, melalui semangat kemerdekaan dalam rangka kita untuk mengisi pembangunan kota tercinta kita ini,” harapnya.

“Dengan tema yang disampaikan Pemerintah Pusat yakni Terus Melaju untuk Indonesia Maju,” tungkasnya.

Diketahui, Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri memiliki tujuan untuk memperkuat identitas dan simbol persatuan masyarakat Indonesia, yakni dengan bendera merah putih yang akan berkibar di seluruh wilayah NKRI.

Baca Juga :  Porprov Lahat 2023 Terancam Karena Dana, Deru : Bukan, Venuenya Belum Siap

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih bertujuan untuk menggugah rasa cinta tanah air dan meningkatkan rasa nasionalisme bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pelaksanaan gerakan ini telah berlangsung sejak 1 Juni 2023 dan akan terus dilakukan hingga 31 Agustus 2023 di berbagai daerah.

Bahkan Gerakan ini juga secara simbolis telah diluncurkan di Kota Lhokseumawe, Aceh pada 17 Juni 2023 oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Inspektur Jenderal Kemendagri.

    Komentar