Pemkab OKI Salurkan Bansos CSR untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

- Redaksi

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan lokal, seperti Bank Sumsel Babel dan OKI Pulp and Paper, melaksanakan program pembagian sembako.

Kegiatan ini diadakan di Kantor Lurah Kedaton dan dibuka secara resmi Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya, dengan tujuan untuk pengentasan angka kemiskinan ekstrem di Sumsel, Khususnya di Kabupaten OKI.

“Bantuan sembako yang diberikan terdiri dari beras dan mie instan. kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Ogan Komering Ilir dan mengentaskan angka kemiskinan ekstrem,” ujar Asmar Wijaya, dihadapan warga para penerima bantuan di Kantor Lurah Kedaton Kayuagung, Rabu (2/10/2024).

Asmar menyatakan, bahwa program ini diinisiasi Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, dengan melibatkan perusahaan-perusahaan, khususnya yang ada di Sumsel, untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat di seluruh wilayah.

“Kami sangat menghargai kepedulian perusahaan terhadap masyarakat OKI,” ungkapnya.

Seperti diketahui tingkat kemiskinan di Ogan Komering Ilir saat ini mencapai 12,08%, dan Asmar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan.

“Meski bantuan yang diberikan saat ini tentu saja jauh dari kata cukup, Saya berharap bahwa bantuan ini akan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjangkau 30 desa di 15 kecamatan yang ada di Ogan Komering Ilir, sebagai bagian dari program yang lebih luas yang mencakup 250 desa di seluruh Sumatera Selatan,” ungkap Asmar.

Kepedulian dari perusahaan-perusahaan seperti Bank Sumsel Babel dan OKI Pulp sangat diharapkan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi masalah sosial.

“Terimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini,” kata Asmar Wijaya.

Dengan adanya acara ini, diharapkan angka kemiskinan ekstrem di Ogan Komering Ilir dapat berkurang secara signifikan. Serta masyarakat dapat memperoleh kehidupan yang lebih layak melalui program-program yang berkelanjutan dan kolaboratif ini.

“Kegiatan pembagian sembako ini mencerminkan komitmen pemerintah dan sektor swasta untuk hadir di tengah masyarakat. Mari kita terus bersinergi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat OKI,” tutur Asmar. (ANA)

Berita Terkait

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
Bermodal Informasi Warga, Polisi Bongkar Bengkel Senjata Ilegal di SP Padang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Jumat, 18 September 2026 - 14:49 WIB

Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:21 WIB

KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terbaru