Pemkab OKI Bantu 7000 Kg Benih Padi bagi Lahan Terdampak Banjir

- Redaksi

Senin, 24 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan benih bantuan benih akan diserahkan kepada petani di Sembilan desa Kecamatan Lempuing Jaya yang terdampak banjir.

Bantuan benih bantuan benih akan diserahkan kepada petani di Sembilan desa Kecamatan Lempuing Jaya yang terdampak banjir.

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menyerahkan bantuan benih padi, kepada petani di Sembilan desa di Kecamatan Lempuing Jaya yang terdampak banjir.

Total bantuan yang diserahkan sebanyak 7.000 Kg benih padi varietas Inpari 32, untuk luas lahan 1.380 hektare.

Bupati Ogan Komering Ilir melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (KPTPH) Kabupaten OKI, Ir. Sahrul, M. Si usai menyerahkan bantuan menyampaikan, bahwa bantuan yang diberikan merupakan komitmen Pemkab OKI dalam pemulihan ekonomi bagi petani yang terdampak banjir di Kecamatan Lempuing Jaya.

“Bantuan berupa benih padi diberikan ke sembilan desa terdampak. Saya berharap musim tanam selanjutnya tidak ada banjir lagi. Sehingga petani bisa menikmati bantuan benih ini dengan mendapatkan hasil melimpah,” kata Sahrul, Senin, (24/1/2022).

Menurut Sahrul, pemkab OKI kini juga sedang mengupayakan bantuan benih melalui Cadangan Benih Nasional (CBN) Kementrian Pertanian.

“Bantuan yang diserahkan tentu belum cukup, kita masih proses pengusulan bantuan.”

Sementara itu, Nopriyadi Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Lempuing Jaya menjelaskan, varietas inpari 32 ini dipilih, karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Harapannya dapat memberikan perbaikan nilai kesejahteraan kepada petani terdampak banjir.

“Sebagian petani memanfaatkan sisa benih saat tanam lalu, bantuan ini sangat membantu mereka,” terang Nopri.

Nopri menjelaskan, rata-rata lahan pertanian berada di Lempuing Jaya IP 200. Untuk itu petani langsung menanam kembali karena lahan sawah telah kering serta mengejar target musim tanam periode April.

“Petani disini langsung melakukan penanaman kembali disamping lahan sudah kering, lahan pertanian di sini sudah IP 200,” terangnya. (Dhi)

Berita Terkait

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Berita Terbaru