Pemkab OKI Ajak Gen Z Berantas Stunting Lewat Duta Canting Kencana

- Redaksi

Kamis, 19 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) OKI gelar Pemilihan Duta Canting Kencana (Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas Keluarga dengan Terencana) Tahun 2024. Program ini bertujuan menciptakan kader remaja sebagai agen edukasi kesehatan, khususnya dalam penanggulangan stunting.

Kegiatan ini berlangsung dari 16 hingga 19 Desember 2024 dan diikuti oleh 40 siswa-siswi terbaik tingkat sekolah di Kabupaten OKI. Dalam pelaksanaan kegiatan, para peserta melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi tingkat sekolah, hingga karantina di mana mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan. Selama masa karantina, peserta mengikuti pelatihan intensif tentang isu kesehatan remaja dan keluarga.

Pj Bupati OKI dalam hal ini diwakilkan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM sekaligus Plt. Kepala DPPKB OKI, Zulpikar menyampaikan pentingnya keterlibatan remaja dalam menyukseskan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).

“Melalui program ini, kami berharap para remaja menjadi pelopor perubahan di lingkungannya masing-masing. Mereka dapat memberikan edukasi tentang bahaya pernikahan dini, pergaulan bebas, narkoba, dan stunting, sehingga target penurunan stunting dapat tercapai lebih cepat,” ujar Zulpikar pada gelaran Grand Final Pemilihan Duta Canting Kencana di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Kamis (19/12/2024).

Zulpikar menyebutkan bahwa upaya ini merupakan inovasi berkelanjutan dari Pemkab OKI dalam mendukung percepatan target penurunan angka stunting.

“Kami ingin memastikan edukasi tentang pencegahan stunting dimulai dari usia dini, terutama remaja. Dengan adanya Duta Canting Kencana, kami optimis pesan-pesan edukasi ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelasnya.

DPPKB OKI juga berkomitmen untuk terus mendampingi para duta terpilih agar mampu menjalankan tugas mereka secara optimal. Program ini tidak hanya berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi juga dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja para duta di lingkungan mereka.

“Kami memastikan bahwa para finalis tidak hanya menjadi ikon, tetapi juga mampu menjadi penyuluh aktif di sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tambah Zulpikar.

Melalui Pemilihan Duta Canting Kencana ini, Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan tanggap terhadap isu-isu kesehatan masyarakat.

“Kami harap program ini dapat menciptakan generasi yang paham akan bahaya stunting dan mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia khusunya Kabupaten Ogan Komering Ilir,” tutur Zulpikar. (ANA)

Berita Terkait

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Jumat, 18 September 2026 - 14:49 WIB

Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk

Berita Terbaru