oleh

Pemenang Diduga Masih Jadi Pengurus Parpol, Hasil Pilkades Digugat

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Hasil pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pulai Gading, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang dimenangkan Sulaiman, calon nomor urut 5 digugat dua pesaingnya.

Dua kandidat calon kades lain yang menggugat, menilai pencalonan kades tersbut dinilai tidak memenuhi persyaratan, dalam persyaratan dokumen sebagai calon kepala Desa. Dia juga diduga masih terlibat sebagai pengurus partai politik (Parpol).

Calon urut nomor 1 Zulkipli dan calon nomor urut 2 Irwansyah mengatakan, bahwa Sulaiman diduga tidak memenuhi persyaratan karena masih merupakan pengurus dari salah satu Parpol. Dia juga belum menyerahkan pernyataan tidak menjadi pengurus yang dikeluarkan ketua Parpol.

“Sulaiman pernah menjadi calon legislatif dapil 3 Muba pada tahun 2019. Sejauh yang kami ketahui, dia masih menjadi anggota parpol yang bersangkutan,” ungkap Irwansyah, ditemui ketika membuat sanggahan dan gugatan, Kamis (25/11/2021).

Sebagai kandidat calon kades, Irwansyah menjelaskan sesuai dengan persyaratan menjadi bakal Calon Kepala Desa tidak diperkenankan menjadi bagian dari partai politik.

Atau harus dalam keadaan non aktif dari keanggotaan partai politik dan dapat dibuktikan dengan lampiran Surat Pernyataan Pimpinan partai politik setingkat lebih tinggi Bakal Calon.

“Kami sendiri pernah mempertanyakan hal itu kepada Panitia Pilkades Desa Pulai Gading. Dia mengatakan tidak pernah menerima surat pernyataan dari ketua Parpol bahwa Sulaiman tidak lagi menjadi anggota,” tegasnya.

Sementara Ketua panitia Pilkades Pulai Gading, Fahmi, ketika dihubungi, mengungkapkan bahwa sesuai syarat bahwa calon kades tidak boleh menjadi anggota parpol dan harus mengundurkan diri dan dinyatakan sudah tidak aktif lagi oleh ketua Parpol yang bersangkutan.

“Setiap calon harus melengkapi format dokumen bakal calon. Kami juga tidak tahu bahwa calon nomor 5 Sulaiman merupakan anggota Parpol dan dia tidak juga menyerahkan surat pernyataan dari ketua Partai Demokrat bahwa dirinya bukan anggota lagi,” terang Fahmi.

Ia menyatakan, sah-sah saja jika ada kandidat yang akan menggugat karena adanya dugaan salah kandidat yang tidak memenuhi syarat. “Kalau memang ada permasalahan silahkan, apalagi sekarang masih masuk dalam masa sanggahan di tingkat Kabupaten,” terangnya.

Selaku pemantau pelaksanaan Pilkades, Sekretaris LSM Independent Muba Sujarnik meminta agar pihak terkait agar tidak bermain mata dalam memproses gugatan ini.

“Kita ingin Pemkab Muba dan pihak terkait serius dalam memprosesnya sehingga bisa membuka kebenaran apakah Kandidat nomor 5 bisa dibuktikan anggota parpol atau bukan,” tegasnya. (ANA)

Komentar

Berita Hangat Lainya