Pembuat Kartu Kuning Meningkat, Perantau Memilih Pulau Jawa Sebagai Tujuan

- Redaksi

Kamis, 19 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pencari kerja membuat kartu kuning alias AK-1 di Dinas Tenaga Kerja Empat Lawang.

Kegiatan pencari kerja membuat kartu kuning alias AK-1 di Dinas Tenaga Kerja Empat Lawang.

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Pulau Jawa masih menjadi primadona warga Kabupaten Empat Lawang merantau. Hal ini dilihat dari data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Empat Lawang, sepanjang tahun 2022, terdapat 895 orang warga Empat Lawang membuat kartu kuning alias AK-1.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar sebagai bekal untuk mencari kerja ke Pulau Jawa.

Kepala Disnakernas Kabupaten Empat Lawang Muhibbudin, melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Muai mengungkapkan, mayoritas yang mengajukan pembuatan kartu kuning atau kartu pencari kerja, hendak mencari kerja keluar Sumsel.

“(Membuat kartu kuning) Rata-rata yang baru lulus SMA sederajat. Kebanyakan cari kerja ke Pulau Jawa,” kata Muai, Rabu (18/1/2023).

Dia membenarkan, jumlah pencari kerja tahun 2022 meningkat dibanding tahun 2021, yang hanya 655 orang.

Sedangkan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari Kabupaten Empat Lawang tahun 2022 sebanyak 77 orang.

Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan tahun 2021, sebanyak 12 orang. Namun, tahun 2021 tersebut masih pandemi Covid-19.

“CPMI ini untuk rekomendasi paspor mereka. Berangkat atau tidak, kita tidak tahu. Mereka diseleksi dulu dari perusahaan, kita sebatas rekomendasi saja,” jelasnya.

Namun, jumlah pelamar kerja yang sudah mendapatkan pekerjaan, Muai menyatakan, pihaknya tidak mengetahui. Sebab mereka tidak melapor ke Disnakernas Empat Lawang. Sehingga Dirinya mengimbau, warga yang sendang mencari kerja agar melapor ke Disnakernas Empat Lawang, jika sudah mendapatkan pekerjaan.

“Kita tidak tahu berapa yang sudah dapat kerja itu, mereka ini tidak melapor, dihubungi tidak aktif. Padahal kami ingin tahun berapa data yang sudah diterima kerja itu,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin
Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar
Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Joncik Minta PGRI Empat Lawang Tak Berhenti pada Seremoni
Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:02 WIB

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 13:42 WIB

Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar

Berita Terbaru