Pelaksana Momen Sakral, Paskibraka Sumsel Harus Tahan Diri Bertemu Orangtua

- Redaksi

Kamis, 12 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moment latihan Paskibraka Sumsel di Halaman Griya Agung. (Photo: Reza Mardiansyah)

Moment latihan Paskibraka Sumsel di Halaman Griya Agung. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 50 siswa siswi terbaik dari 17 Kabupaten/kota, terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk menaikkan bendera di Pemerintahan tertinggi Sumatera Selatan (Sumsel).

Siswa siswi terpilih, sudah sejak 31 Juli 2021 dipersiapkan agar dapat maksimal menjalankan proses sakral penaikan Bendera Merah Putih. Di mana, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76 tinggal hitungan hari.

Koordinator pelatih Budi menjelaskan, jika dari awal latihan untuk mempersiapkan hari Kemerdekaan, 50 Pakibraka dengan masing-masing 25 Laki-laki dan 25 Perempuan, di karantina di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Bahkan, untuk meningkatkan fokus, Paskibraka ini dilarang untuk bertemu siapapun, termasuk orangtua sekalipun. Pola makan juga diatur tim pelatih, yang totalnya ada 12 orang, ditambah tenaga kesehatan.

“Berbagai pola latihan dilakukan, mulai dari PBB dasar, PBB jalan, latihan formasi 17 dan 8, serta lainnya,” kata Budi, saat ditemui di halaman Griya Agung Palembang, Kamis (12/8/2021).

Lanjut Budi, 50 Paskibraka dibagi menjadi dua kelompok, Nusa dan Bangsa. Di dalam kedua kelompok ini juga, nantinya akan dipilih untuk menjadi Penaik dan Penurun Bendera. “Penentuannya dipilih H-1 atau malam 16 Agustus,” katanya.

Selain itu, semua Paskibraka yang terpilih ini, akan digilirkan berlatih di semua posisi. Menurut Budi, hal ini dilakukan agar ke-50 Paskibraka terpilih bisa memiliki semua ilmu yang didapat dari pelatihan.

“Sehingga, nantinya ketika selesai dari sini mereka bisa membawa pulang ilmu ini dan diajarkan ke adik-adik tingkat mereka, atau bahkan di daerah masing-masing,” terangnya.

Budi juga memberikan tips kepada anak anak Sumsel yang becita ingin menjadi Paskibraka. Ia menjelaskan, jika seorang Paskibraka harus memiliki tinggi minimal 173 centimeter untuk laki-laki dan 165 centimeter untuk perempuan.

“Serta harus rutin latihan dan jaga kesehatan. Selain itu, juga rutin mengikuti organisasi Paskibraka di tingkat sekolah. Supaya bisa mendapatkan dasar-dasar dari seorang Paskibraka,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk
Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel
Pimpin Penghijauan di Aspol, Kapolres OKU Timur Tanam Ratusan Pohon Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 
Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor
Laporan Warga Berbuah Penindakan, Polisi Amankan Pria Pembawa Senpi Rakitan di Muara Enim
Implementasikan Perda No. 2/2020, Disnakertrans Muba Bawa Surat Resmi Bupati ke Medco Energi Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Hari Bhayangkara ke-80, 32 Tim Ramaikan Turnamen Mobile Legends Kapolres Muba Cup

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:32 WIB

Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:29 WIB

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:19 WIB

Pimpin Penghijauan di Aspol, Kapolres OKU Timur Tanam Ratusan Pohon Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:21 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:06 WIB

Laporan Warga Berbuah Penindakan, Polisi Amankan Pria Pembawa Senpi Rakitan di Muara Enim

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB