Pelajar SMA Meninggal Dunia Usai Insiden Penikaman di OKU Selatan

- Redaksi

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKU SELATAN– Seorang pelajar SMA berusia 17 tahun bernama Aditya Pratama telah meninggal dunia setelah terlibat insiden penikaman dengan seorang pria berusia 24 tahun, Diky Doni Rosadi Warga Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Sandang Aji, pada Sabtu (19/10/2024). Insiden tragis ini diduga dipicu oleh perasaan tersinggung Diky ketika Aditya menggeber motornya saat melintas di depannya.

Kapolres OKU Selatan, AKBP M. Khalid Zulkarnain. S.ik ,MH melalui Kapolsek Buay sandang aji Ipda Dodi Mardani,SH.,CPM, menjelaskan bahwa kejadian berawal ketika Aditya mengendarai sepeda motor dan menggeber motornya di depan Diky yang sedang berkumpul bersama teman-temannya. “Diky merasa tersinggung dengan tindakan korban dan langsung mengejar Aditya,” kata Kapolsek Buay Sandang Aji, IPDA Dodi Mardani. Senin(21/10/2024).

Setelah mengejar, Diky menghampiri Aditya, dan terjadi adu mulut di antara mereka. “Pertengkaran ini kemudian berujung pada penikaman yang dilakukan oleh Diky terhadap Aditya,” tambah Kapolsek.

Meskipun Aditya segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, luka yang dideritanya terlalu parah dan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Usai kejadian, Diky sempat melarikan diri dari lokasi. Namun, berkat bantuan keluarganya dan aparat desa, ia akhirnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. “Tersangka sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas IPDA Dodi Mardani.

Diky Doni kini dihadapkan pada Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 338 junto 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. Jika terbukti bersalah, ancaman hukuman yang dihadapi bisa mencapai 15 tahun penjara.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan semua fakta dan mendapatkan gambaran yang jelas mengenai insiden yang terjadi. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan agar keadilan dapat ditegakkan.

Disisi lain, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam, karena dampaknya bisa fatal. “Kami ingin menekankan bahwa masalah sepele dapat berujung pada tragedi yang merugikan banyak pihak. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban bersama,” kata Kapolsek.

Berita Terkait

Andie Dinialdie Ajak Karang Taruna OKU Selatan Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah
Bupati Abusama Apresiasi Pembentukan Cabang Persiapan PMII di OKU Selatan
Deklarasi PMII Kabupaten OKU Selatan Sekaligus Mapaba Akbar Resmi Dibuka
SIPD-RI Terintegrasi, Retribusi Daerah Lebih Mudah dan Transparan untuk Warga OKU Selatan
Dukung Pertumbuhan Ekonomi OKU Selatan, Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Salurkan Kredit Pada Masyarakat OKU Selatan
KPU OKU Selatan Akui Kendala dan Kelalaian dalam Pemasangan APK, Upayakan Perbaikan
Polres OKU Selatan Kumpulkan 251 Kantong Darah, Rayakan HUT Humas Polri ke-73 dengan Aksi Kemanusiaan
Informasi Tentang Bibit Jagung P32 dan Pentingnya Proses Karantina

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:17 WIB

Andie Dinialdie Ajak Karang Taruna OKU Selatan Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah

Senin, 29 Desember 2025 - 16:56 WIB

Bupati Abusama Apresiasi Pembentukan Cabang Persiapan PMII di OKU Selatan

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:32 WIB

Deklarasi PMII Kabupaten OKU Selatan Sekaligus Mapaba Akbar Resmi Dibuka

Senin, 29 September 2025 - 18:12 WIB

SIPD-RI Terintegrasi, Retribusi Daerah Lebih Mudah dan Transparan untuk Warga OKU Selatan

Sabtu, 26 April 2025 - 11:46 WIB

Dukung Pertumbuhan Ekonomi OKU Selatan, Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Salurkan Kredit Pada Masyarakat OKU Selatan

Berita Terbaru