Pekan Depan, Pemerintah Lakukan Vaksinasi Booster

- Redaksi

Rabu, 5 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (Photo: Reza Mardiansyah)

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Rabu pekan depan (12/1/2022), rencananya akan menjadi star untuk vaksinasi Booster (Dosiske-3) yang telah direncanakan Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Hal ini disampaikan Menteri saat berkunjung ke RSUD Siti Fatimah Palembang, Sumsel, hari ini, Rabu (5/1/2022).

Kata Budi, vaksinasi booster dilakukan sebagai antisipasi Omicron yang merupakan varian baru dari virus COVID-19. “Sudah kita siapkan vaksinasi booster. Rencananya pada 12 Januari ini. Ini sebagai antisipasi Omicron,” kata Budi.

Meski tak mengatakan daerah mana saja yang akan mengawali vaksinasi booster ini, ia menerangkan jika syarat sebuah daerah untuk melakukan vaksinasi booster sama dengan vaksinasi anak yakni telah mencapai 70 persen vaksinasi secara umum, dan 60 persen vaksinasi kategori Lansia.

Budi menerangkan saat ini stok vaksin saat ini masih cukup banyak dengan jumlah 140 hingga 150 juta. Jumlah ini dinilainya cukup hingga 3 bulan kedepan. “Kecepatan kita dalam vaksinasi adalah 50 juta sebulan. Sementara vaksin yang mendekati kadaluarsa ada 1 juta dosis dengan masanya 5 minggu kedepan,” jelasnya.

Diakui Budi, vaksin yang mendekati tanggal kadaluarsa ini menjadi vaksin yang dipakai lebih dulu. “Akan kita pakai lebih dulu. Stok kadaluarsa selalu kita monitor tiap bulan,” ucapnya.

Budi menurutkan, pihaknya pun saat ini sedang menggencarkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di selurut tanah air. Stok vaksin yang dimiliki Kementerian Kesehatan akan dikucurkan untuk memenuhi vaksinasi tersebut. Namun Budi memastikan vaksinasi anak 6-11 tahun ini memiliki syarat dan kriteria yang harus dimiliki tiap daerah.

“Itu sengaja dibikin (syarat dan kriteria) karena kalau orang tua yang lebih penting (menerima vaksin) belum capai target maka akan dilupakan. Banyak daerah seperti itu (belum penuhi syarat). Namun kalau di Palembang sudah bagus, bisa melaksanakan vaksinasi anak,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Berintegritas Tinggi dan Innovative, Dirkrimsus Polda Gorontalo Raih Penghargaan Level Asia
Hutama Karya Berikan Potongan Tarif Tol untuk Dukung Kelancaran Nataru
15 Personel Basarnas Palembang Dikirim ke Sumbar untuk Perkuat Operasi SAR
Pembangunan Ramp Junction Palembang Rampung, Tol Palindra – Kapal Betung Tersambung Menyeluruh
Polda Gorontalo Raih Penghargaan di Tingkat Nasional Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi
Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 Beroperasi Tanpa Tarif
Tol Tempino – Ness Raih Bintang 5 pada Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi
Semarak HUT RI ke-80, Trafik Tol JTTS Naik 23 Persen

Berita Terkait

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:16 WIB

Berintegritas Tinggi dan Innovative, Dirkrimsus Polda Gorontalo Raih Penghargaan Level Asia

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:35 WIB

Hutama Karya Berikan Potongan Tarif Tol untuk Dukung Kelancaran Nataru

Senin, 1 Desember 2025 - 15:40 WIB

15 Personel Basarnas Palembang Dikirim ke Sumbar untuk Perkuat Operasi SAR

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:09 WIB

Pembangunan Ramp Junction Palembang Rampung, Tol Palindra – Kapal Betung Tersambung Menyeluruh

Senin, 20 Oktober 2025 - 18:37 WIB

Polda Gorontalo Raih Penghargaan di Tingkat Nasional Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi

Berita Terbaru

Plt Bupati Muara Enim, Sumarni saat diwawancarai usai penyerahan SK tugas di Griya Agung Palembang, Rabu (10/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Gantikan Bupati, Sumarni Pastikan Seluruh Proyek 2026 Tetap Jalan

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:21 WIB