Pasutri Pembeli Bayi Turut Diperiksa Polisi

- Redaksi

Jumat, 29 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti ditunjukkan Kapolda dan Kapolrestabes Palembang saat rilis kasus penjualan bayi.

Barang bukti ditunjukkan Kapolda dan Kapolrestabes Palembang saat rilis kasus penjualan bayi.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang bakal mendalami motif dibalik penjualan anak yang berhasil diungkap oleh anggota Unit Ranmor bersama PPA Satreskrim Polrestabes Palembang, beberapa waktu lalu. Kamis (28/10/2021), pasutri pembeli bayi dijemput petugas di Dusun Talang Tebaris, Ranau Kabupaten OKU Selatan.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra. “Alhamdulillah, anggota kita Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengungkap kasus perdagangan bayi yang dilakukan orang tua kandungnya sendiri,” ujarnya disela-sela press release, Jumat (29/10/2021).

Dirinya menjelaskan, bahwa orang tuanya sekaligus pelaku Anita memberikan bayinya yang masih berusia satu bulan lebih kepada pasangan suami istri pasutri Maliki dan Mardiana, karena mereka belum memiliki anak.

“Jadi pelaku Anita ini menjual anaknya seharga Rp 7 juta itu keterangannya saat anggota kita melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” tuturnya.

Dirinya menuturkan, bahwa Anggota tim Beguyur Bae Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, berhasil menjemput pasangan suami istri (pasutri) Maliki (37) dan Mardiana (33), pembeli bayi berinisial S yang berusia satu bulan dari ibu kandungnya, Anita yang sudah tertangkap terlebih dahulu.

Pasutri bersama bayi tersebut dijemput di kawasan Dusun Talang Tebaris, Ranau Kabupaten OKU Selatan. Dan tiba di Palembang, Kamis (28/10) sekitar pukul 16.30 WIB.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengungkap kasus ini hingga akhir dengan menangkap semua pelakunya.

“Dugaan sementara mengarah ke faktor ekonomi, tapi kita akan terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait motif sebenarnya dengan memeriksa pelaku hingga suami siri pelaku Anita yakni Bobi,” tutupnya. (Rel)

Berita Terkait

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Baturaja Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke-80
Niat Damai Usai Kecelakaan, WNA Asal Inggris Malah Diduga Dianiaya
Kominfo Pagar Alam Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Forum APEKSI Medan
Perkuat Sinergitas Antar Kota, Wawako Hj. Bertha Tegaskan Komitmen Pagar Alam di Rakernas XVIII Apeksi Medan 
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres OKU Timur Pimpin Upacara Khidmat Bersama Forkopimda dan 24 Peleton Pasukan
Terpaksa Diberikan Tindakan Tegas, Pelaku Pencurian Mobil Pikap Diringkus Satreskrim Polrestabes Palembang
Wakil Bupati Arifa’i Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Polres Empat Lawang Bongkar Praktik Pengoplosan BBM Ilegal, Dua Pelaku Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:49 WIB

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Baturaja Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:44 WIB

Niat Damai Usai Kecelakaan, WNA Asal Inggris Malah Diduga Dianiaya

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:40 WIB

Kominfo Pagar Alam Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Forum APEKSI Medan

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:37 WIB

Perkuat Sinergitas Antar Kota, Wawako Hj. Bertha Tegaskan Komitmen Pagar Alam di Rakernas XVIII Apeksi Medan 

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:34 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres OKU Timur Pimpin Upacara Khidmat Bersama Forkopimda dan 24 Peleton Pasukan

Berita Terbaru

Niat Damai Usai Kecelakaan, WNA Asal Inggris Malah Diduga Dianiaya

Kota Palembang

Niat Damai Usai Kecelakaan, WNA Asal Inggris Malah Diduga Dianiaya

Rabu, 1 Jul 2026 - 13:44 WIB