Panic Buying, Warga Palembang Ikut Stok Tabung Gas Oksigen

- Redaksi

Selasa, 6 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabung gas oksigen. (Photo: Istimewa)

Tabung gas oksigen. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tabung Gas Oksigen kini menjadi barang yang paling dicari. Apalagi, hampir seluruh daerah di Pulau Jawa, khususnya di Jakarta mengalami kelangkaan Tabung Gas Oksigen.

Bahkan saat ini masyarakat kota Palembang, Sumatera Selatan, juga mulai dihantui panic buying (pembelian panik), dengan berbondong membeli Tabung Gas Oksigen di saat gelombang COVID-19 tengah mengalami tren kenaikan kasus positif.

Lonjakan penjualan Tabung Gas di Palembang, terlihat dari salah satu Gerai Penjualan alat kesehatan Graha Medika di Jalan Jendeal Soedirman KM 3,5 Kota Palembang, jika sepekan terakhir penjualan Tabung Gas meningkat dari hari biasanya.

“Bahkan sejak Minggu 4 Juli 2021 lalu, tabung gas oksigen baru untuk kemasan satu kubik hingga satu setengah kubik habis,” kata salah satu Staf Graha Medika, Yulia, Selasa (6/7/2021).

Menurutnya, banyak masyarakat Palembang membeli Tabung Gas Oksigen dengan alasan untuk menyetok agar tidak kehabisan ketika diperlukan. Apalagi masyarakat melihat Tabung gas di Jakarta sudah mulai langka.

“Sebelum kelangkaan di Jakarta yang beli tidak tentu. Sekarang dalam satu hari bisa menjual 15 tabung Gas yang baru ukuran satu kubik,” ungkapnya.

Sedangkan untuk harga, meski dalam kelangkaan di Jakarta, pihaknya masih dalam menjual dengan harga normal Rp1,5 Juta untuk tabung oksigen baru ukuran satu kubik.

“Untuk saat ini yang tersisa hanya untuk isi ulang saja. Sedangkan untuk kemasan baru kita masih belum mengetahui kapan lagi tersedianya,” jelasnya.

Untuk Oksigen Isi ulang, Yulia menambahkan juga terjadi lonjakan permintaan dari hari biasanya. Pihaknya memasok tabung gas isi ulang langsung dari produsen gas asal Sumsel.

“Jika keadaan normal satu hari bisa dijual untuk isi ulang paling 3 sampai 6 tabung sehari, maka saat ini bisa naik 30 tabung perhari,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Ini Capaian Peningkatan Penyelesaian Perkara Polres Muba Triwulan 1 Tahun 2026
Eratkan Tali Silaturahmi, Ketua Bhayangkari Cabang OKU Timur Kunjungi Kediaman Personel Polsek BMT
Bupati Toha Beri Tenggat Waktu 4 Bulan, Agustus Semua Aset Harus Tertib
Jalan Buntu Suksesi Ketua KONI Muba 
Tinjau Pasar Nendagung, Walikota Pagar Alam Berang Ada Pungli
Hindari Disinformasi, Walikota Pagar Alam Tekankan Pentingnya Kebijakan Berbasis Data
Jaga Keamanan Malam Hari, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli KRYD dan Antisipasi 3C

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Kamis, 16 April 2026 - 20:37 WIB

Ini Capaian Peningkatan Penyelesaian Perkara Polres Muba Triwulan 1 Tahun 2026

Kamis, 16 April 2026 - 16:15 WIB

Eratkan Tali Silaturahmi, Ketua Bhayangkari Cabang OKU Timur Kunjungi Kediaman Personel Polsek BMT

Kamis, 16 April 2026 - 15:31 WIB

Jalan Buntu Suksesi Ketua KONI Muba 

Kamis, 16 April 2026 - 14:01 WIB

Tinjau Pasar Nendagung, Walikota Pagar Alam Berang Ada Pungli

Berita Terbaru