Nama: Maura Zahwa Ramadhani
NIM : PO7124126042
Prodi: D3 Kebidanan
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Diri Sendiri
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang saya anut. Bagi saya, memiliki keimanan bukan hanya tentang menjalankan ibadah, tetapi juga berusaha menjadi pribadi yang baik dan menghargai orang lain. Saya tidak memaksakan keyakinan kepada orang lain karena setiap orang memiliki hak untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan berusaha menghargai dan memperlakukan orang lain dengan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha untuk tidak membeda-bedakan teman berdasarkan latar belakang, kondisi ekonomi, suku, maupun keadaan lainnya. Saya juga belajar untuk memiliki rasa peduli terhadap teman, misalnya dengan membantu ketika ada teman yang mengalami kesulitan dalam memahami tugas atau memberikan dukungan ketika teman sedang menghadapi masalah.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan menjaga hubungan baik dengan teman dan tidak mudah terpengaruh oleh perbedaan. Saya bertemu dengan banyak orang yang memiliki karakter dan pemikiran yang berbeda. Perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling menjauh atau bermusuhan. Saya juga belajar untuk bekerja sama dalam kelompok, menghargai pendapat teman, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan ketika mengambil keputusan bersama. Misalnya, saat mengerjakan tugas kelompok, setiap anggota memiliki pendapat yang berbeda. Saya belajar untuk menyampaikan pendapat dengan baik sekaligus mendengarkan pendapat orang lain. Jika terjadi perbedaan pendapat, keputusan sebaiknya dicari melalui musyawarah, bukan dengan memaksakan keinginan sendiri.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan berusaha bersikap adil dalam kehidupan sehari-hari. Dalam mengerjakan tugas kelompok, misalnya, saya berusaha agar pembagian tugas dilakukan secara seimbang dan tidak hanya dibebankan kepada satu orang. Saya juga belajar untuk tidak mengambil hak orang lain dan berusaha bertanggung jawab terhadap kewajiban sendiri. Keadilan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti bersikap jujur, tidak pilih kasih, dan menghargai hak orang lain.









