Nama : Mizkiya Elsabila Mufida
NIM : PO7133126058
Prodi : D3 Sanitasi
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Perkenalkan, nama saya Mizkiya Elsabila Mufida. Saya berasal dari Program Studi D3 Sanitasi. Saya percaya bahwa menjadi pribadi yang baik dapat dimulai dari kehidupan sehari-hari, yang dapat dilihat dari perilaku dan sikap yang diterapkan, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Bagi saya, Pancasila merupakan pedoman dalam menjalani kehidupan.
Dalam kehidupan sehari-hari, saya menerapkan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, salah satunya dengan menjalankan kewajiban sebagai umat Muslim, yaitu melaksanakan salat. Selain itu, saya juga menghormati dan menghargai teman-teman yang memiliki keyakinan berbeda. Saya percaya bahwa sikap saling menghargai akan menciptakan kehidupan yang penuh toleransi dan kedamaian.
Sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan memperlakukan orang lain secara sopan dan penuh rasa hormat. Saya juga berusaha membantu teman yang sedang mengalami kesulitan, baik dalam bentuk materi maupun bantuan lainnya sesuai dengan kemampuan saya. Saya selalu berusaha menjadi pribadi yang baik dan peduli terhadap lingkungan sekitar karena setiap orang berhak dihargai dan mendapatkan perlakuan yang baik.
Sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan tidak memilih-milih teman, baik yang berasal dari berbagai kota maupun daerah dengan latar belakang budaya, bahasa, dan pendapat yang berbeda. Perbedaan bukanlah penghalang untuk berteman. Justru melalui perbedaan tersebut, saya dapat belajar mengenai bahasa dan budaya daerah lain, sekaligus belajar untuk saling menghargai dan memperkuat rasa persatuan.
Sila keempat, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan melalui kegiatan diskusi dan kerja kelompok. Saya berusaha mendengarkan pendapat orang lain ketika mereka menyampaikan ide sebelum menyampaikan pendapat saya sendiri. Bagi saya, musyawarah merupakan cara yang baik untuk menyampaikan ide dan menemukan solusi yang adil serta dapat disepakati bersama.
Sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan bersikap adil kepada semua orang tanpa membeda-bedakan teman berdasarkan latar belakang, suku, agama, maupun kondisi ekonomi. Dalam kegiatan sehari-hari, saya juga berusaha berbagi kepada orang yang membutuhkan sesuai dengan kemampuan saya serta tidak mengambil hak orang lain. Menurut saya, sikap adil, peduli, dan saling membantu dapat menciptakan kehidupan yang harmonis serta mewujudkan keadilan sosial bagi semua.







