Nama : Keyzi Tri Rizki Rahmadini
NIM : PO7133126057
Prodi : D3 Sanitasi
Peran Pancasila sebagai Pemutar Roda Kehidupan
“Kehidupan seperti roda, ada saatnya berada di bawah dan ada juga saatnya berada di atas.” Namun, roda itu tidak akan berputar dengan sendirinya. Putarlah roda kehidupanmu dengan semaksimal mungkin melalui usaha yang dilakukan. “Lahir sebagai orang miskin bukan pilihan, tetapi mati sebagai orang miskin itu bukan pilihan.” Kata-kata tersebut menjadi kompas kehidupanku selama ini, salah satunya dengan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, aku lakukan dengan melaksanakan salat sebagai sarana komunikasi antara hamba dan Tuhan-Nya agar segala urusan di dunia maupun di akhirat kelak dapat dilancarkan. Selain itu, menjaga lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, juga perlu dibiasakan sejak dini agar menjadi karakter dalam diri setiap individu yang bertakwa kepada Tuhan-Nya.
Penerapan sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, aku lakukan dengan membantu sesama. Contohnya, mengantar tanteku ke tempatnya bekerja. Dalam hal ini, hukum tanam dan tuai pun kurasakan. Jika aku menolong sesama, suatu saat ketika aku membutuhkan bantuan, aku juga berharap akan ditolong. Ketika membantu orang lain, ada kepuasan tersendiri yang kurasakan.
Penerapan sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia, aku lakukan dengan saling mengingatkan sesama teman apabila ada tugas-tugas kuliah dan saling menegur apabila salah satu dari kami melakukan kesalahan. Hal ini sangat penting dalam pertemanan karena menegur bukan berarti menghina. Ketika ditegur, aku dapat mengintrospeksi diri dan berusaha agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Penerapan sila keempat, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, aku lakukan ketika berdiskusi dengan teman-teman di kelas. Memecahkan suatu masalah melalui musyawarah untuk mencapai mufakat, menghargai pendapat orang lain, dan tidak memotong pembicaraan akan membantu mewujudkan hasil diskusi yang baik.
Penerapan sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, aku lakukan dengan membeli produk-produk lokal yang harga dan kualitasnya tidak jauh berbeda dengan produk impor. Dengan membeli produk lokal, aku turut mendukung usaha-usaha dalam negeri menuju kemakmuran serta membantu meningkatkan perekonomian Indonesia.
Pancasila dapat membentuk karakter seseorang. Dengan karakter yang baik, perjalanan hidup kita akan menjadi lebih bermakna. Nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan dan membantu kita memutar roda kehidupan secara perlahan menuju arah yang lebih baik.







