Nama : Syabillah
NIM : PO7124126011
Prodi : D3 Bidan
Pancasila dalam Diriku: Panggilan Hati dan Pedoman Hidup Sehari-hari
Jujur saja, setiap kali mendengar kata “Pancasila”, ada rasa tersendiri yang membuat saya merasa terpanggil. Seolah-olah ada suara dari dalam diri yang mengingatkan bahwa saya butuh aturan, arahan, dan pedoman dalam melangkah. Bagi saya, Pancasila bukan cuma materi pelajaran yang dihafal saat sekolah, tapi benar-benar panduan hidup yang berusaha saya praktikan setiap harinya, mulai dari hal-hal yang paling sederhana.
Semua ini saya mulai dari sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Saya mengawali hari dengan beribadah dan bersyukur. Rasa percaya pada Tuhan ini bikin saya sadar untuk selalu menjaga sikap, termasuk menghormati dan memberi ruang bagi orang lain di sekitar saya yang berbeda keyakinan.
Masuk ke sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya mencoba untuk selalu memperlakukan orang lain dengan baik. Di kehidupan sehari-hari, ini tentang bagaimana saya belajar mendengarkan orang lain, bersikap sopan kepada orang yang lebih tua, seperti guru, dosen dan mau bantu teman atau tetangga yang lagi kesulitan tanpa perlu peduli latar belakang mereka.
Lalu untuk sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya menerapkannya dengan berusaha jadi teman yang baik buat siapa saja. Saya sadar kita semua beda-beda, jadi saya sebisa mungkin menghindari konflik yang merusak pertemanan dan bangga dengan keberagaman yang kita punya.
Saat ada masalah atau keputusan yang harus diambil bareng-bareng, saya pegang prinsip sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Di sini saya belajar menurunkan ego, nggak memaksakan kehendak sendiri, dan mau duduk bareng buat ngobrol mencari jalan keluar yang enak buat semua.
Terakhir, sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, ngajarin saya untuk tahu diri dan peduli. Mulai dari nggak nyusahin orang lain di tempat umum, menjaga kebersihan, sampai ikut turun tangan kalau ada kegiatan gotong royong di lingkungan rumah.
Menjalankan kelima sila ini setiap hari bikin hidup saya terasa lebih terarah. Buat saya, Pancasila adalah cara terbaik untuk menjaga diri agar tetap berada di jalur yang benar dalam bermasyarakat.














