Palembang Tambah Angkot Feeder Koridor Asrama Haji-Talang Betutu

- Redaksi

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang kembali menambah angkutan penghubung atau angkot feeder LRT. Koridor 8 Asrama Haji-Talang Betutu ini diharapkan mampu mendukung program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meningkatkan jumlah penumpang dan pengguna Light Rail Transit (LRT).

Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan, Rode Paulus, mengatakan saat ini Kota Palembang sudah memiliki 8 koridor sejak pengoperasian feeder sejak tahun 2022 lalu.

“Sejak awal dioperasikan, angkot feeder LRT sudah sebanyak 12 ribu penumpang, dan 30 persen dari penumpang LRT disupport dari penumpang feeder,” ujar Paulus, di acara launching angkot feeder LRT Sumsel Musi Emas koridor 8 Asrama Haji – Talang Betutu, Jumat (7/3/2025).

Ia juga meminta dukungan penuh kepada Pemkot Palembang dan Provinsi Sumsel untuk mendukung penuh dan mengajak masyarakat agar mau menggunakan angkot feeder tersebut.

“Koridor Talang Betutu ke asrama haji ini kurang lebih sejauh 17 km,” katanya.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, di Palembang saat ini terdata 31 titik kemacetan. Dengan adanya angkot feeder ini diharapkan mampu mengatasi kemacetan tersebut.

“Apalagi angkot feeder ini lebih aman nyaman dan murah,”” ujar Dewa.

Ia berharap Palembang akan kembali menambah 5 sampai 10 koridor. Dan akan terus mendorong honor, ASN dan masyarakat untuk naik LRT.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, mengatakan angkot feeder adalah contoh angkutan umum yang nyaman aman dan murah. Jika minat masyarakat untuk naik angkutan umum meningkat maka kedepan palembang akan bebas macet.

“Apalagi 8 koridor ini semuanya gratis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Fiskal Tertekan, Pemkab Muba Bahas Rencana Pinjaman Daerah ke PT SMI dengan Kemendagri
Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Kontrak 1.727 PPPK Paruh Waktu Segera Habis, BKPSDM Pagar Alam Beri Deadline Keras ke OPD
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Sungai Lilin Sasar Tempat Hiburan dan Kafe.
Era Baru NU Pagar Alam Dibawah Pimpinan Deni Priansyah, 3 Lembaga Strategis Dilantik Sebagai Mesin Perjuangan 

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Fiskal Tertekan, Pemkab Muba Bahas Rencana Pinjaman Daerah ke PT SMI dengan Kemendagri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Muba Jadi Perhatian Bersama, Pangdam Minta Deteksi Dini dan Respons Cepat Hingga Tingkat Desa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Kontrak 1.727 PPPK Paruh Waktu Segera Habis, BKPSDM Pagar Alam Beri Deadline Keras ke OPD

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terbaru