Palembang Jadi Kota Terbaik Dalam Program Keroyok Vaksin

- Redaksi

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Program keroyok vaksin COVID-19, yang terus digencarkan oleh Pemerintah kota Palembang melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah  (Forkopimda), mulai menuai keberhasilan.

Pasalnya, dalam Rapat Koordinasi  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Kota se-Sumatera Selatan Tahun 2021 yang digelar di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Walikota Palembang, Harnojoyo, bersama Forkopimda berhasil meraih penghargaan Kota Terbaik Pertama Program Keroyok Vaksin.

Penghargaan terbaik pertama yang diserahkan langsung Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, itu disambut Harnojoyo dengan suatu kebaggaan serta dorongan untuk terus mengejar target vaksinasi hingga 70 persen.

“Alhamdulillah, apa yang kita raih hari ini tidak terlepas dari dukungan serta kerjasama Forkopimda hingga seluruh elemen masyarakat di kota Palembang,” kata Harnojoyo, Selasa (9/11/2021).

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilakukan sebagai upaya merumuskan percepatan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi Sumsel.

“Kita berkumpul untuk berkoordinasi mengupayakan Sumsel pulih dari pandemi COVID-19,” ungkapnya.

Dijelaskannya, upaya percepatan penanganan COVID-19 ini sebagai langkah menuju pemulihan ekonomi Sumsel.

Pihaknya juga telah melalukan strategi pemulihan ekonomi di Sumsel dengan berbagai upaya seperti, mendorong hilirisasi komoditas unggulan, mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru, menggairahkan UMKM dan ekonomi kreatif, mengembangkan ekonomi syariah secara berkelanjutan dan mendorong penggunaan pembayaran non tunai untuk mengurangi resiko penyebaran COVID-19 dan mendukung digitalisasi ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Sumsel per triwulan 2020-2021 meningkat sebesar 5.71 persen. Sementara angka pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 7.07 persen,” ucapnya.

Dari sisi lapangan usaha, tambahnya, pada triwulan II 2021 sumber pertumbuhan ekonomi Sumsel berasal dari sektor pertambangan dan penggalian, sektor perdagangan dan sektor pertanian.

“Dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan ekonomi kita berasal dari ekspor luar negeri, diikuti konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (investasi),” tuturnya.

Sementara itu, di tengah tren positif pertumbuhan ekonomi tersebut, ungkap Herman Deru, Sumsel berada di posisi nomor 15 nasional kasus konfirmasi COVID-19 per tanggal 24 Oktober 2021.

“Untuk tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Sumsel mencapai 94,6 persen. Kondisi ini cukup menggembirakan bagi kita,” paparnya.

Herman Deru menilai, capaian yang baik tersebut tidak lepas dari suksesnya penyebaran vaksinasi Covid-19 di kabupaten/kota di Sumsel secara merata.

“Ini akan terus kita upayakan, kita terus dorong agar kuota penyaluran vaksin dari pemerintah pusat bisa terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat Sumsel,” tegasnya.

Menurutnya, program vaksinasi bukan hanya akan menambah kekebalan tubuh saja, tetapi juga memberikan kepercayaan diri masyarakat yang sudah di vaksin.

Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Sumsel ini mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkerja keras secara berjamaah dalam upaya penanganan Covid-19 dan percepatan pertumbuhan ekonomi Sumsel. “Kuncinya hanya satu, yakni kerja kolaboratif dan konfrehensif,” tegasnya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk
Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 
Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor
Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang
Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara
BM BSI Akui Skema Pencairan KUR Tambak Tak Sesuai SOP, Kerugian Disebut Capai Rp9,5 Miliar
Ketua KONI Lahat Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Rp3,3 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:32 WIB

Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:29 WIB

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:21 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:42 WIB

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:41 WIB

Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB