OPD di OKI Diminta Kebut Realisasi Program Kerja

- Redaksi

Rabu, 2 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda OKI saat memimpin dan membuka langsung Rapat Koordinasi (Rakor) OPD di Lingkungan Kabupaten Ogan Komering Ilir di Tahun 2022

Sekda OKI saat memimpin dan membuka langsung Rapat Koordinasi (Rakor) OPD di Lingkungan Kabupaten Ogan Komering Ilir di Tahun 2022

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir melalui Sekretaris Daerah H. Husin, S.Pd, MM, M.Pd meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mempercepat program kerja serta realisasi belanja APBD maupun APBN sehingga tak menumpuk pada akhir tahun.

Hal tersebut disampaikan Sekda OKI saat memimpin dan membuka langsung Rapat Koordinasi (Rakor) OPD di Lingkungan Kabupaten Ogan Komering Ilir di Tahun 2022. Acara rakor ini dilangsungkan di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Rabu (2/3/2022).

Dalam rakor itu Sekda OKI mengatakan, seluruh elemen OPD dan stake holder harus bahu-membahu memberi kontribusi bagi Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk menjadi lebih baik.

“Rakor ini menjadi sarana evaluasi pencapaian kinerja OPD Kabupaten OKI di tahun 2021. Menjadi acuan percepatan program kerja OPD di Kabupaten OKI di tahun anggaran 2022,” ujar Sekda Husin.

Realisasi kinerja dan belanja daerah menurut Husin, akan mengakibatkan uang beredar di tengah masyarakat. “Dampaknya, daya beli dan konsumsi di tingkat rumah tangga juga akan meningkat,” tutur Husin.

Selain itu, kata dia, belanja APBD pun dapat menstimulus pihak swasta yang keuangannya tengah mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19.

“Percepatan realisasi belanja itu juga berkaitan dengan target pertumbuhan ekonomi. Dibutuhkan dukungan dari berbagai komponen untuk mencapai target itu, salah satunya pemda, seperti melalui realisasi belanja APBD” terangnya.

Sekda memaparkan tujuh isu strategis yang menjadi pokok bahasan dalam rakor ini. Dibantaranya, tata kelola pemerintahan, penataan ruang, infrastruktur dasar, Pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, dan pengelolaan SDA.

“Kita semua harus bahu-membahu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa; Melanjutkan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana; Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan; Meningkatkan pertumbuhan ekonomi; Mewujudkan penataan ruang yang ramah lingkungan serta menciptakan kehidupan sosial budaya masyarakat yang religius, tertib, aman dan nyaman,” tutupnya. (Dhi)

Berita Terkait

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Berita Terbaru