OKI Tercepat Susun APBD 2022, Wabup Minta OPD Kebut Realisasi

- Redaksi

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati OKI menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di Kantor Bupati OKI, Kamis, (13/1)

Wakil Bupati OKI menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di Kantor Bupati OKI, Kamis, (13/1)

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi kabupaten tercepat di Indonesia dalam penyusunan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2022, melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Dokumen anggaran serta peraturan daerah tentang APBD OKI tahun 2022, telah disepakati bersama oleh Eksekutif dan Legislatif pada Oktober tahun lalu.

Untuk itu, pada penyerahanan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di Kantor Bupati OKI, Kamis, (13/1) Wakil Bupati OKI, H.M. Dja’far Shodiq meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera mengakselerasikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat agar program pembangunan berjalan tepat waktu.

“Hari ini diserahkan dokumen anggaran yang sudah disepakati pada tahun lalu, segera akselerasi kontrak kegiatan dan pelaporan terutama anggaran yang berasal dari pemerintah pusat karena penyaluran tergantung dari kinerja pelaksanaan dan pelaporan di daerah”, terang Wabup Shodiq.

Wabup minta agar OPD memberikan solusi atas persoalan-persoalan di tengah masyarakat, melalui inovasi dan realisasi anggaran yang cepat dan tepat sesuai dengan prinsip keuangan daerah yg baik. Profesional, efektif, efisien, berazas manfaat serta berorientasi hasil.

“Kuncinya dalam melaksanakan kegiatan selalu memegang teguh prinsip pengelolaan keuangan daerah yang taat pada peraturan perundang-undangan, optimal, transparan dan mampu dipertanggungjawabkan”, ujar dia.

Wabup juga meminta OPD menilai kinerja tahun lalu agar dapat meningkatkan kinerja di masa kini.

“Refleksi dari tahun ke tahun jika hasil kerja kita dinikmati rakyat artinya ada dampaknya. Jika tidak ada, jangan hanya menggurkan kewajiban saja” pesannya.

Sementara Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. OKI, Ir. H.Mun’im, MM dalam laporannya menyampaikan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) OKI tahun anggaran 2022 sebesar  2,6 Triliun dengan rincian 1 Triliun 591 Miliar untuk dana operasional; 508 Miliar untuk belanja Modal ; 74 M  759 Juta untuk biaya tidak terduga; dan sebanyak 423 Miliar Dana Transfer.

Munim mengatakan dalam 2 tahun terakhir Pemkab OKI telah menerapkan perencanaan anggaran berbasis SIPD sebagaimana diamanatkan Kemendagri.

Munim meminta setiap perangkat daerah menaati jadwal dan sistem keuangan dalam SIPD agar tata kelola keuangan daerah semakin baik.

“Target kita adalah mempertahankan Opini WTP ke 12 kali dari BPK tentu ini butuh kerjasama dari semua OPD” tutupnya. (Dhi)

Berita Terkait

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!
Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga
‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung
Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Berita Terbaru