Merawat Nilai Gotong Royong di Tengah Kemajuan Zaman

- Redaksi

Kamis, 11 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati OKI H. M. Dja'far Shodiq membuka acara Pencanangan Hari Bulan Bakti Gotong Royong Tingkat Kab. OKI ke XVIII Tahun 2021 di Desa Sukamaju, Lempuing Jaya.

Wakil Bupati OKI H. M. Dja'far Shodiq membuka acara Pencanangan Hari Bulan Bakti Gotong Royong Tingkat Kab. OKI ke XVIII Tahun 2021 di Desa Sukamaju, Lempuing Jaya.

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Perkembangan zaman telah membawa manusia menuju peradaban yang semakin maju. Tetapi bukan berarti harus meninggalkan akar kebudayaan yang telah lama ada di tengah masyarakat yang bersifat positif, termasuk budaya gotong royong.

“Perkembangan zaman jangan sampai menggerus budaya gotong royong yang telah melembaga dan mengakar di kehidupan masyarakat kita. Kegiatan kita hari ini adalah upaya untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan,” ujar Wakil Bupati OKI H. M. Dja’far Shodiq dalam sambutannya pada acara Pencanangan Hari Bulan Bakti Gotong Royong Tingkat Kab. OKI ke XVIII Tahun 2021 di Desa Sukamaju, Lempuing Jaya, Selasa (10/11/21).

Gotong royong sendiri merupakan budaya asli dari bangsa Indonesia, gotong royong merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama dan bersifat suka rela. Perilaku ini telah dimiliki sejak dahulu kala dan telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia

“Agenda rutin tahunan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong ini sendiri diatur dalam Permendagri No. 42 Tahun 2005 tentang pedoman penyelenggaraan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat. Hal ini penting untuk dilaksanakan dan terus dipupuk agar semangat kebersamaan dari gotong royong terus mengakar dan melembaga dalam kehidupan bermasyarakat,” sambung Shodiq.

Kegiatan ini khususnya, ditujukan untuk masyarakat desa di Ogan Komering Ilir agar bersama-sama membangun, berperan aktif dalam mengisi pembangunan dengan meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil-hasil pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

“Desa diibaratkan sebagai akar yang harus kuat untuk menopang pohon yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir, dengan desa-desa yang kuat dan saling bersinergi dalam pembangunan maka Kabupaten OKI akan kokoh dan semakin maju,” pungkas Shodiq.

Dalam acara tersebut juga diserahkan berbagai penghargaan kepada desa-desa inovatif yang memberikan kontribusi aktif dalam pembangunan di Kabupaten OKI serta dilakukan peninjauan terhadap Taman Tanaman Obat Keluarga (Toga), Produk Hasil UP2K dan Kebun Sayur yang ada di Desa Sukamaju. (Dhi)

Berita Terkait

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
Bermodal Informasi Warga, Polisi Bongkar Bengkel Senjata Ilegal di SP Padang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Jumat, 18 September 2026 - 14:49 WIB

Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:21 WIB

KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB