Menjadi Generasi Pancasila di Tengah Kehidupan Mahasiswa

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Shifa Aulia Mirani

NIM : PO7133126113

Prodi : D3 Sanitasi

 

Menjadi Generasi Pancasila di Tengah Kehidupan Mahasiswa

 

Perkenalkan, nama saya Shifa Aulia Mirani. Saya merupakan mahasiswa Program Studi D-III Sanitasi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Palembang angkatan 2026. Sebagai mahasiswa, saya tidak hanya dituntut untuk belajar dan memperoleh ilmu, tetapi juga harus memiliki sikap, karakter, dan perilaku yang baik. Bagi saya, Pancasila merupakan pedoman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di lingkungan masyarakat.

 

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan menjalankan ibadah sesuai keyakinan, menghormati orang lain, dan selalu bersyukur. Hal ini saya lakukan agar memiliki pedoman dalam menjalani kehidupan dan menjadi pribadi yang lebih baik. Jika tidak diterapkan, seseorang dapat menjadi kurang bersyukur dan tidak memiliki dasar dalam menentukan sikap.

 

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan menghargai teman, membantu orang yang membutuhkan, serta tidak membeda-bedakan orang berdasarkan latar belakang. Saya melakukan hal tersebut karena setiap manusia memiliki hak untuk dihargai dan diperlakukan dengan baik. Jika tidak dilakukan, dapat muncul sikap egois, diskriminasi, dan konflik.

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan menjaga hubungan baik dengan teman, menghargai perbedaan pendapat, serta bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Hal ini dilakukan agar tercipta kerukunan dan rasa kebersamaan. Jika tidak diterapkan, perbedaan dapat menimbulkan perselisihan dan perpecahan.

 

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan dengan mendengarkan pendapat teman dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah. Hal ini dilakukan agar keputusan dapat diterima bersama. Jika tidak dilakukan, keputusan dapat menjadi tidak adil dan menimbulkan konflik.

 

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan bersikap adil, tidak pilih kasih, dan menghargai hak orang lain. Hal ini dilakukan agar tercipta kehidupan yang harmonis. Jika tidak diterapkan, dapat muncul ketidakadilan, kecemburuan, dan perselisihan.

 

Menurut saya, penerapan Pancasila dimulai dari hal-hal sederhana. Sebagai generasi muda, saya ingin terus menerapkan nilai-nilai Pancasila agar menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Berita Terkait

Maulid Nabi di Polres Empat Lawang, Personel Diajak Teladani Akhlak Rasulullah
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Pancasila dalam Langkah Kecilku
Pancasila dalam Diriku, Maknanya untuk Kehidupan
Pengamalan Kelima Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari
Lima Sila, Satu Kehidupan
Peran Pancasila dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Maulid Nabi di Polres Empat Lawang, Personel Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Pancasila dalam Langkah Kecilku

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Pancasila dalam Diriku, Maknanya untuk Kehidupan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Pengamalan Kelima Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila dalam Langkah Kecilku

Jumat, 28 Agu 2026 - 17:18 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Diriku, Maknanya untuk Kehidupan

Jumat, 28 Agu 2026 - 17:16 WIB