Nama : Naifah Nafisah
NIM : PO7131126052
Prodi : D3 Gizi
Menerapkan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Perkenalkan, nama saya Naifah Nafisah. Saya adalah mahasiswi D3 Gizi di Poltekkes Kemenkes Palembang. Saat ini saya sedang menjalani awal perjalanan saya sebagai mahasiswa. Menurut saya, Pancasila bukan hanya tentang menghafalkan lima sila, tetapi juga tentang bagaimana kita menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, penerapannya bisa dimulai dari hal-hal kecil yang sering kita lakukan tanpa kita sadari.
Sila pertama saya terapkan dengan menjalankan ibadah dan tetap mengingat Tuhan dalam berbagai keadaan. Saat sedang banyak tugas kuliah, merasa capek, atau sedang menghadapi masalah, saya berusaha untuk tetap menjalankan kewajiban saya. Saya juga mencoba untuk tidak mudah menyerah dan tetap berusaha karena saya percaya bahwa apa yang saya jalani sekarang merupakan bagian dari proses.
Untuk sila kedua, saya berusaha untuk memperlakukan orang lain dengan baik. Misalnya, ketika ada teman yang kesulitan memahami materi atau mengerjakan tugas, saya akan membantu sebisa saya. Saya juga mulai belajar untuk lebih menjaga perkataan ketika berbicara dengan orang lain. Kadang kita menganggap sesuatu hanya sebagai candaan, tetapi belum tentu orang lain merasa hal yang sama. Karena itu, saya berusaha lebih berhati-hati supaya perkataan saya tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman atau tersinggung.
Sila ketiga saya rasakan ketika berteman dengan orang-orang yang memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda. Tidak semua teman saya mempunyai cara berpikir yang sama dengan saya, dan terkadang kami juga memiliki pendapat yang berbeda. Dari situ saya belajar untuk tidak memaksakan cara pandang saya kepada orang lain. Menurut saya, perbedaan bukan alasan untuk menjauh, jadi saya tetap berusaha menjaga hubungan baik dengan teman-teman.
Sila keempat biasanya saya terapkan ketika sedang berdiskusi atau mengerjakan tugas kelompok. Saya mencoba menyampaikan pendapat saya, tetapi tidak memaksakan teman-teman untuk mengikuti pendapat saya. Saya juga mau mendengarkan pendapat mereka karena bisa saja pendapat orang lain lebih baik atau memberikan sudut pandang yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya. Dengan begitu, keputusan yang diambil bisa berdasarkan kesepakatan bersama.
Sedangkan sila kelima saya coba terapkan dengan bersikap adil kepada teman-teman. Saya berusaha untuk tidak hanya memikirkan kepentingan atau keinginan saya sendiri. Misalnya dalam kegiatan bersama, saya mencoba memberikan kesempatan yang sama kepada semua teman dan tidak membeda-bedakan mereka.
Dari hal-hal sederhana tersebut, saya jadi sadar bahwa Pancasila sebenarnya tidak jauh dari kehidupan saya sehari-hari. Ternyata, mengamalkan Pancasila tidak harus selalu dilakukan melalui sesuatu yang besar. Membantu teman, menjaga ucapan, menghargai perbedaan, mau mendengarkan orang lain, dan bersikap adil juga sudah menjadi bagian dari penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.











