Manggala Agni Hitung dan Petakan Luas Lahan yang Terbakar

- Redaksi

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan yang terbakar di Ogan Ilir.

Lahan yang terbakar di Ogan Ilir.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Koordinator Pencegahan Karhutla Manggala Agni Daops Sumatra XIV Ogan Ilir dan Banyuasin, Ujang Sultan mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi melakukan pemetaan dan menghitung jumlah lahan yang terbakar, di wilayah Sumsel. Karena pihaknya belum mengetahui berapa luasan lahan yang terbakar saat ini.

“Kebakaran sejauh ini cukup terkendali dan air juga masih mudah didapat. Jadi sejauh ini Karhutla masih aman,” katanya, Kamis (5/8/2021).

Dikatakan Ujang, selain arah angin yang menyebabkan karhutla sulit dipadamkan. Potensi banyaknya bahan bakar seperti purun, rumput dan Pakis yang menyebabkan karhutla di Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan meningkat.

“Angin sangat cepat berubah arah yang menjadi kendala kita saat ini,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan, tahun 2021 Kabupaten OI menjadi wilayah paling sering terbakar. Tercatat sejak Januari hingga Agustus, kebakaran mengakibatkan sekitar 141,27 hektare (Ha) lahan hangus. Kebakaran ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan kejadian tahun lalu dengan data Januari-Oktober hanya seluas 96,4 ha.

Lahan di wilayah lain yang terbakar seperti Banyuasin tercatat 16,52 ha, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 4,25 ha, Musi Banyuasin (Muba) 9,5 ha, Ogan Komering Ulu (OKU) 2 ha, dan OKU Selatan 0,25 ha.

“Wilayah Ogan Ilir sulit dipadamkan jika terjadi kebakaran lahan karena wilayahnya sangat luas. Semua lahan tidak semuanya bisa terjangkau oleh darat, karena kemampuan kita terbatas hingga radius beberapa ratus meter. Kebakaran sampai ke lahan bagian dalam,” ungkapnya.

Sambung Ansori, dampak karhutla di wilayah Ogan Ilir dalam dua hari terakhir sempat menutupi Jalan Lintas Timur Sumatra (Jalintim) dan Tol Palembang-Indralaya (Palindra), sehingga mengurangi jarak pandang pengendara yang melintas.

“Api melahap lahan rawa di wilayah Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, Ogan Ilir Sumsel. Dan kebakaran lahan sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan lintas instansi kemarin,” terangnya. (Nat)

Berita Terkait

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Tingkatkan Akuntabilitas, Siwas Polres OKU Timur Gelar Supervisi Tahap II di Polsek Buay Madang Timur
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Warga Sumber Asri
Karutan Baturaja Hadiri Sosialisasi Optimalisasi Penyerapan Anggaran TA 2026
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas, Siwas Polres OKU Timur Gelar Supervisi Tahap II di Polsek Buay Madang Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Warga Sumber Asri

Berita Terbaru