Lima Sila Satu Cerita Tentang Diriku

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Dewy Andjani

NIM   : PO7133126032

Prodi : D3 Sanitas

 

Lima Sila Satu Cerita Tentang Diriku

 

Saya lahir dari keluarga yang ketat soal agama islam, mulai dari ibadah,berdoa tetapi itu tidak membuatku merasa terbebani karena menjalankan ibadah adalah kewajiban bagi seluruh umat beragama. Kebiasaan tersebut harus saya bawa hingga sekarang seperti, menjalankan sholat 5 waktu, sebelum memulai aktivitas meluangkan waktu untuk berdoa agar diberi kemudahan,Kesehatan dan hasil yang terbaik.

 

Saya juga orangnya mudah merasa tersentuh hatinya ketika melihat orang lain yang mengalami kesulitan, tetapi buat saya itu bukan kelemahan melainkan kelembutan dari hati seseorang. Di lingkungan tempat tinggalku di kelilingi dengan teman teman dengan berbagai latar belakang. Ada yang berbeda agama ada yang berbeda suku ras, tetapi hal tersebut tidak membuat saya merasa beda justru dari perbedaan inilah saya belajar menghargai orang lain tanpa harus memaksakan pendapat sendiri. Dulu saya cenderung ingin pendapat saya didengar yang pertama tanpa benar-benar menyimak apa yang disampaikan oleh teman kelompok saya.

 

Namun seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa keputusan yang baik lahir dari proses saling mendengar bukan dari siapa suara yang paling keras. Dalam setiap forum baik itu diskusi kelas, diskusi kelompok, diskusi keluarga hal yang wajar bahwa terdapat perbedaan pendapat, dari sinilah saya belajar dari sila keempat mengajarkan saya bahwa perbedaan pendapat bukan untuk diperdebatkan hingga memecah belah, melaikan dicari titik temunya melalui musyawarah. Saya belajar bahwa menerima keputusan bersama meski berbeda pendapat pribadi adalah bentuk kedewasaan bersikap.

 

Bersikap adil bagi saya berarti bersikap adil dari hal-hal kecil, seperti kebiasaan berbagi dan tidak berlebihan, memberi kesempatan yang sama kepada semua anggota kelompok saat bekerja sama maupun diskusi kelompok, dan tidak memihak hanya kedekatan pribadi, serta menghargai hak orang lain dan kerja keras orang lain karena keadilan tidak hanya soal menerima tetapi soal menghormati.

Berita Terkait

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB