Bukan Sekadar Hafalan Upacara

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : M. Mariq Al Ghazali

NIM   : PO7133126037

Prodi : D3 Sanitasi

 

Bukan Sekadar Hafalan Upacara

 

Pancasila merupakan ideologi negara dan pedoman hidup bangsa Indonesia yang memuat nilai-nilai luhur. Pembacaannya selalu menjadi bagian dari upacara bendera setiap Senin. Saya sendiri sudah mengucapkannya ratusan kali sejak sekolah dasar hingga sekarang, dengan lantang bersama ribuan suara lain. Namun semakin sering saya mengucapkannya, semakin sering pula saya bertanya pada diri sendiri: apakah nilai-nilai itu benar-benar meresap dalam hati saya, atau hanya rutinitas yang hilang begitu barisan dibubarkan?

 

Untuk sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, saya akui masih sering tidak konsisten beribadah karena rasa malas. Namun di sisi lain saya selalu berusaha menghormati teman-teman yang beribadah berbeda dengan saya, seperti tidak mengganggu saat mereka sedang beribadah dan menghargai hari besar keagamaan mereka.

 

Untuk sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya pernah gagal karena diam saat melihat teman diperlakukan tidak adil. Namun di kesempatan lain saya pernah membantu teman yang kesulitan mengerjakan tugas tanpa memandang latar belakangnya, karena bagi saya semua orang berhak dibantu secara setara.

 

Untuk sila ketiga Persatuan Indonesia, saya berusaha tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya dan menghindari perkataan yang bisa memecah belah teman-teman di lingkungan saya.

 

Untuk sila keempat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan, saya masih sering sibuk membela pendapat sendiri saat diskusi. Tapi saya belajar untuk lebih sering bertanya “kenapa kamu berpikir begitu?” sebelum langsung menyanggah, agar diskusi terasa lebih adil bagi semua pihak.

 

Untuk sila kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya membiasakan diri berbagi dengan teman yang membutuhkan, seperti meminjamkan alat tulis atau membantu biaya kecil tanpa mengharapkan balasan.

 

Pengalaman-pengalaman itu mengajarkan saya bahwa mengamalkan Pancasila jauh lebih berat daripada mengucapkannya, tapi bukan berarti harus sempurna. Ia proses panjang untuk terus belajar dan bertumbuh sila demi sila dalam kehidupan sehari-hari.

 

Berita Terkait

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum
Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:53 WIB

9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB