SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG —Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan memastikan seluruh aktivitas pembelajaran di satuan pendidikan kembali berjalan normal usai berakhirnya libur semester ganjil tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar akan dimulai kembali pada Senin, 5 Januari 2026, sesuai kalender pendidikan yang telah ditetapkan.
Ia mengingatkan seluruh peserta didik, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan agar mempersiapkan diri dan kembali ke sekolah tepat waktu tanpa pengecualian.
Secara khusus, Mondyaboni menyoroti kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas sebagai guru, agar tidak memperpanjang masa libur secara sepihak di luar ketentuan resmi.
“Libur semester ganjil sudah berlangsung cukup panjang sejak 22 Desember 2025. Karena itu, kami mengingatkan guru ASN untuk kembali bertugas sesuai jadwal dan tidak menambah libur,” tegas Mondyaboni, Selasa (2/1/2026).
Menurutnya, kehadiran guru pada hari pertama masuk sekolah sangat menentukan kelancaran proses pembelajaran di awal semester genap, termasuk dalam membangun kembali ritme belajar siswa setelah masa libur panjang.
Selain itu, kedisiplinan masuk kerja juga menjadi cerminan komitmen dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan publik, khususnya di sektor pendidikan yang berperan langsung dalam pembentukan karakter generasi muda.
Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, lanjut Mondyaboni, akan melakukan pemantauan terhadap kesiapan sekolah serta kehadiran tenaga pendidik pada awal masuk semester genap.
Ia berharap seluruh pihak, mulai dari kepala sekolah hingga guru dan tenaga kependidikan, dapat bekerja sama menjaga mutu pendidikan dan menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi siswa.
“momentum awal semester harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memulai kembali kegiatan belajar mengajar dengan semangat baru dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

















