PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Tingginya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi terkait pembangunan daerah mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), M. Yansuri. Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat menjadi indikator positif dalam mendorong pemerintahan yang lebih responsif dan transparan terhadap kebutuhan publik.
Yansuri menyampaikan rasa bangganya atas semakin terbukanya ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi, khususnya terkait pelayanan publik. Hal ini diungkapkannya usai menerima berbagai masukan dari elemen masyarakat dan organisasi kemahasiswaan mengenai sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian.
Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran yang baik dalam mengawal pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan harus didengar dan ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah maupun pihak terkait.
“Kita tentu bangga. Artinya, masyarakat hari ini semakin aktif menyampaikan aspirasi, dan itu wajib kita dengarkan serta tindak lanjuti,” ujarnya, Kamis (26/3/2026), saat ditemui di DPRD Sumsel.
Ia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait fasilitas publik seperti penerangan jalan dan sarana pendukung lainnya. Menurutnya, hal-hal mendasar tersebut tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keamanan warga.
“Jika masih ada yang belum terpenuhi, seperti penerangan di titik-titik tertentu, itu harus segera diperbaiki. Jangan sampai kebutuhan dasar justru terabaikan,” tegasnya.
Selain itu, politisi Partai Golkar tersebut menekankan pentingnya komitmen pemerintah dan pihak terkait dalam merealisasikan janji yang telah disampaikan kepada masyarakat. Ia meminta agar setiap kesepakatan tidak hanya disampaikan secara lisan, tetapi juga dituangkan secara tertulis agar memiliki kepastian hukum dan menghindari potensi polemik di kemudian hari.
Beberapa waktu lalu, Yansuri mengaku menerima perwakilan organisasi kemahasiswaan, termasuk GMKI, yang menyampaikan pandangan serta harapan mereka terhadap pembangunan dan pelayanan publik di Sumsel. Ia pun mengapresiasi peran aktif mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik.
“Mahasiswa adalah mitra kritis. Kami terbuka terhadap masukan mereka, karena ini bagian dari kontrol sosial yang sehat,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa seluruh aspirasi yang telah diterima akan dibahas lebih lanjut di Komisi IV DPRD Sumsel dan dijadikan bahan pertimbangan dalam mendorong perbaikan kebijakan pelayanan publik di masa mendatang.
Penulis : Yun
Editor : Jaks

















