Kenali Pertumbuhan Anak Nestlé LACTOGROW Beri Kiat Bersama Orang Tua

- Redaksi

Kamis, 1 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARPUBLIK. Palembang- Bertemakan “Grow Happy” Nestle LACTOGROW kembali hadir dengan kampanye ‘Grow Happy’ dalam rangka untuk merayakan kebahgiaan dan membantu orang tua menciptakan lungkungan yang dapat membuat anak merasa bahagia.

Kali ini Nestle Lactogrow sebagai susu pertumbuhan untuk anak usia 1-5 tahun, mengadakan workshop bertema para insan pres serta para bloger untuk berbagi dan dapat menginfirmasikan kelada masyarakat paren penting untuk berbagi tips mengenai gaya pola asuh ‘Grow Happy kepada para orang tua di Kota Palembang.
Brand Manager Nestle Lactogrow Gusti Kattani Maulani mengungkapkan, agar si kecil tumbuh bahagia dibutuhkan keselerasan antara nutrisi, stimulasi, dan keterlibatan orang tua dalam membangun dan memupuk kondisi grow happy ini.
“Kami ingin berbagi informasi dan kiat kepada orang tua mengenai pola asuh anak serta tips memberikan nutrisi lengkap dan seimbang agar anak tumbuh bahagia yang bisa diterapkan para orang dengan mudah,” ungkapnya usai membuka workshop, Rabu (31/10/2018).
Menurutnya melalui kampanye Grow Happy, Nestle Lactogrow juga ingin membantu orang tua untuk bisa menerapkan kemampuan membangun kebahagiaan dirinya sendiri agar bisa membagikan kebahagiaannya pada anak dan keluarga serta menyediakan nutrisi yang optimal bagi anak-anak untuk tumbuh bahagia.
“Untuk para orang tua melalui edukasi untuk menemukan bagaimana formulasi tumbuh bahagia melalui keselerasan nutrisi, stimulasi, dan keterlibatan orang tua yang sesuai dengan kondisi mereka masing-masing karena kunci tumbuh bahagianya si kecil dimulai dari pilihan orang tua yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka di masa depan,” katanya.
Selain itu juga Nestle menginformasikan faktor pentingnya untuk mendukung anak tumbuh bahagia yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak dr.Fatima Safira Alatas Ph.D,So.A(K). Memberikan tips serta informasi untuk mendukung kebahagiaan seorang anak harus mengkomsumsi zat gizi secara lengkap dan seimbang agar memiliki saluran pemcernaan yang sehat.
“Hal ini yang perlu sangat diperhatikan oleh orang tua, Jika saluran pencernaan yang sehat maka selera makan dan pola tidur yang baik yang dapat munjangnya untuk tumbuh dan berkembang secara lebih bahagia dan optimal dalam pertumbuhan seorang anak,” ungkpanya.
Dr Safira yang akrab disapa ini menjelaskan, untuk membentuk saluran cerna yang sehat, keseimbangan mikrobiota usus harus dijaga diantaranya dengan komsumsi makanan bernutrisi lengkap dan bervariasi.
“Dengan mengkomsumsi makanan yang mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,”ungkapnya.
Sementara itu, Psikolog Elizabeth Santosa mengatakan, pada umumnya para orang tua sudah mengerti teori pentingnya mendukung anak tumbuh bahagia, seperti menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak. Namun yang menjadi tantangan adalah bagaimana mewujudkan kondisi tumbuh bahagia (Grow Happy) itu terutama di zaman modern saat ini dengan tingkat stres yang lebih tinggi yang berdampak pada kebahagiaan orang tua itu sendiri.
“Bagaimana bisa mendukung kebahagiaan anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana membahagiakan diri sendiri. Nah panduan inilah yang dibutuhkan para orang tua agar bisa membangun rantai tumbuh bahagia dalam keluarga,” tuturnya.
Ia mengatakan, orang tua yang bahagia akan menghasilkan anak yang memiliki ketahanan terhadap stres dan tantangan hidup di masa depan‚ karena anak-anak yang dihasilkan melalui pola asuh orang tua yang bahagia dan terlibat dalam aktivitas anak mengajarkan anak tersebut bagaimana arti kebahagiaan yang sesungguhnya.
“Untuk mengenal dirinya sendiri, setiap individu khususnya orang tua perlu memahami apa saja sumber kebahagiaan dalam hidup seperti positif afektif (tertawa, damai, pemenuhan diri), negatif afektif (marah, sedih, curiga), dan tingkat kepuasan hidup,” terangnya
Karena itu jelasnya, waktu kebersamaan yang lebih lama seperti tidak ada distraksi pada saat melakukan aktivitas bersama anak, melakukan eye-to-eye contact saat bersama anak serta buatlah anak merasa dirinya paling penting dapat dilakukan para orang tua dalam membantu tumbuh kembang si kecil.
“Sebagai pendamping, orang tua juga bisa membesarkan anak agar tumbuh bahagia yakni dengan memberikan makanan tepat waktu dan bergizi, mendukung kompetensi anak, cukupi waktu tidur anak dan memberikan cinta tanpa syarat kepada anak. Selain itu menjadi orang tua yang bahagia juga bisa menularkan kebahagiaannya anak,” tutupnya.
Pada kesempatan ini Nestlé LACTOGROW juga memperkenalkan tampilan barunya yang telah diperkaya dengan DHA, kalsium, minyak ikan, dan LactobaciI/us reuteri yang bermanfaat untuk tumbuh kembang.

Berita Terkait

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G untuk Dukung Aktivitas Digital Masyarakat  
Pancasila dalam Langkah Hidupku
Peran Pancasila Dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri
Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Tindakan Sehari-hari
Penerapan Sila Pancasıla dalam Kehidupan 
Pancasila dan Implementasinya terhadap Kehidupan Sehari-hari
Peran Pancasila dalam Membentuk Pribadi yang Berkarakter
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:10 WIB

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G untuk Dukung Aktivitas Digital Masyarakat  

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Peran Pancasila Dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Tindakan Sehari-hari

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Penerapan Sila Pancasıla dalam Kehidupan 

Berita Terbaru

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi itu

Kota Palembang

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:58 WIB