Kasus Korupsi PMI Palembang: Saksi Distributor Beberkan Alur Transaksi dan Tagihan Rp395 Juta

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana persidangan Kasus Korupsi PMI Palembang di PN Tipikor Palembang, Selasa (9/12/25)

Suasana persidangan Kasus Korupsi PMI Palembang di PN Tipikor Palembang, Selasa (9/12/25)

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID- Persidangan dugaan korupsi Pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah di PMI Kota Palembang kembali digelar. Kasus ini menyeret mantan Wakil Wali Kota Palembang sekaligus mantan Ketua PMI Palembang, Fitrianti Agustinda, serta suaminya, Dedi Sipriyanto.

Pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang, Selasa, (9/12/25) majelis hakim yang dipimpin Masriati SH MH kembali mendalami rangkaian transaksi pengadaan alat medis di PMI. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang menghadirkan seorang saksi kunci dari PT Zemindo Megatama, perusahaan distributor alat medis.

Saksi yang dihadirkan secara online, Ricky Febriasyah, selaku marketing PT Zemindo Megatama, membeberkan peran perusahaannya dalam pemesanan sejumlah alat, termasuk tiga unit alat Micro Scanner yang dipesan PMI pada periode 2022–2023.

Menurut Ricky, kerja sama antara perusahaan dan PMI dimulai setelah adanya pergantian distributor.

“Kami mendapat informasi dari pusat, dari Bu Ani, bahwa PMI ingin mengganti distributor. Setelah itu kami diundang untuk presentasi dan memberikan penawaran. Produk yang kami tawarkan Strapus Cut dan Cut Warner diterima oleh Bu Susi dari PMI,” jelas Ricky dalam persidangan.

Ricky juga menguraikan sistem pembayaran yang disepakati. PMI memiliki tempo waktu dalam melakukan pelunasan. Bila terjadi keterlambatan, pihaknya akan menghubungi Bu Susi selaku pihak yang selama ini menjadi penghubung.

“Total tagihan untuk pembelian beberapa produk dari Oktober 2022 hingga 2023 mencapai Rp395 juta,” ungkapnya.

Ketika ditanya soal peran pihak lain di PMI, Ricky menyebut ia hanya pernah bertemu dengan Wike namun tidak mengetahui jabatannya.

Sidang masih berlanjut dan majelis hakim akan kembali mendengarkan keterangan saksi-saksi lainnya untuk menggali lebih jauh alur transaksi yang diduga menjadi bagian dari praktik korupsi di tubuh PMI Kota Palembang.

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB