Karhutla Kembali Terjadi di Ogan Ilir, Tim Patroli Fokus Lakukan Pemadaman Darat

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat memadamkan api di lahan yang terbakar di KTM Rambutan, Ogan  Ilir, Sumsel. Foto arsip: Tia

Petugas saat memadamkan api di lahan yang terbakar di KTM Rambutan, Ogan Ilir, Sumsel. Foto arsip: Tia

SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Sumatra Selatan, tepatnya di Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Selasa (12/8/2025).

Kebakaran ini pertama kali terpantau oleh tim patroli darat yang langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ferdian Kristanto menjelaskan bahwa lahan yang terbakar merupakan lahan mineral yang ditumbuhi ilalang dan diduga belum dimanfaatkan secara aktif.

“Tim sedang fokus melakukan pemadaman lewat jalur darat. Untuk mencapai lokasi, mereka harus melintasi kanal terlebih dahulu,” jelasnya.

Ferdian menyebut jika hingga saat ini luas lahan yang terdampak belum dapat dipastikan. Sebab, musim kemarau meningkatkan risiko penyebaran api meskipun beberapa wilayah di Sumsel masih memiliki cadangan air dan sempat diguyur hujan beberapa hari terakhir.

“Kami terus lakukan pemantauan titik panas dan titik api. Kondisi cuaca saat ini masih mendukung, tapi masyarakat tetap diminta waspada, terutama saat masa peralihan musim,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Karena praktik tersebut kerap menjadi pemicu karhutla, terutama menjelang musim tanam” imbuhnya.

Sementara itu, beberapa kebakaran lahan gambut yang terjadi di wilayah lain seperti Muara Enim, Ogan Komering Ilir, dan Musi Banyuasin, telah berhasil dipadamkan.

Salah satunya di Sungai Rotan, Muara Enim, yang terbakar sekitar 10 hektare dan memerlukan waktu sepuluh hari untuk proses pemadaman total.

Berita Terkait

Karding: Inovasi Tanpa Biosecurity Ciptakan Risiko, Biosecurity Tanpa Inovasi Akan Tertinggal
Dua Korban Tenggelam di Sungai Ogan Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian
Aksi Pencurian Sawit Digagalkan, Satu Pelaku Dibekuk Polisi Berkat Laporan Warga
Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir
Karhutla di Ogan Ilir Terkendali, Tim Gabungan Padamkan Api dan Pastikan Tak Ada Titik Bara
Karhutla di Ogan Ilir Berhasil Dipadamkan, Tiga Hektare Lahan Terdampak
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Sisir Sungai Ogan Cari Wili yang Hilang Terseret Arus
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

Karding: Inovasi Tanpa Biosecurity Ciptakan Risiko, Biosecurity Tanpa Inovasi Akan Tertinggal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Dua Korban Tenggelam di Sungai Ogan Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:07 WIB

Aksi Pencurian Sawit Digagalkan, Satu Pelaku Dibekuk Polisi Berkat Laporan Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:05 WIB

Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:38 WIB

Karhutla di Ogan Ilir Terkendali, Tim Gabungan Padamkan Api dan Pastikan Tak Ada Titik Bara

Berita Terbaru

fhoto : perayaaan hut pkk ke-54 oleh tp-pkk kota pagar alam

Pagar Alam

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:34 WIB

Foto orang tua korban yang Membawa Baju Bekas Luka yang dipakai MMR saat mengalami penganiayaan

Kota Palembang

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:32 WIB

Foto :  pelaku terekam cctv

Kota Palembang

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:22 WIB