Kaki Terus Membengkak, Rusdiana Berharap Bantuan Uluran Tangan Dermawan

- Redaksi

Kamis, 5 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusdiana (45), warga desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dengan kaki kirinya yang terus membengkak.

Rusdiana (45), warga desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dengan kaki kirinya yang terus membengkak.

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Nasib malang dialami Rusdiana (45), warga desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Sudah lima tahun lebih Rusdiana menahan rasa sakit dan berjuang melawan penyakit yang menggerogoti kaki sebelah kirinya.

Ibu empat anak tersebut kini hanya bisa pasrah, lantaran keterbatasan ekonomi. Kondisi kesehatannya pun saat ini semakin memburuk.

Istri dari Pendi (52) itu tampak lemas dengan berat badan yang terus menyusut, kondisinya semakin hari kian memprihatinkan.

Awalnya, penyakit yang diderita Rusdiana karena kakinya tergelincir saat berkerja mencari nafkah di kebun miliknya, ditandai dengan rasa sakit di bagian kaki kirinya. Saat itu Rusdiana mengira itu hanya sakit biasa, namun semakin lama semakin membesar.

“Sudah lima tahun bang istri saya menderita penyakit ini. Awal mulanya bengkak biasa bang,” ucap Pendi Suami Rusdiana, kepada wartawan.

Sang suami yang sehari-harinya bekerja
sebagai buruh serabutan tak mampu lagi membiayai pengobatan sang istri.

Berbekalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Rusdiana pun sempat dibawa berobat ke RSUD Empat Lawang. Tidak hanya itu Rusdiana pun sempat dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Palembang, namun sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

“Pihak rumah sakit di Palembang mengatakan bahwa penyakit yang diderita istri saya karena urat kakinya berlawanan, dan harus berobat secara tradisional. Tapi karena terkendala ekonomi sampai saat ini kami belum berobat lagi,” ungkap Pendi.

Terlihat Rusdiana bersama kedua anaknya yang hanya tidur beralaskan tikar.

Sambil menangis Rusdiana berharap adanya bantuan dari pemerintah dan uluran tangan para Dermawan, untuk dapat membantu mengobati penyakit yang dideritanya selama lima tahun ini.

“Untuk makan pun kami susah. Kebun satu-satunya harta pun sudah terjual, Hanya bisa berharap adanya bantuan dari pemerintah dan uluran tangan para dermawan,” harapnya. (*)

Berita Terkait

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin
Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar
Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Joncik Minta PGRI Empat Lawang Tak Berhenti pada Seremoni
Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:02 WIB

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 13:42 WIB

Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar

Berita Terbaru

Kapal Tongkang yang Melintas di Ampera dan tertutup oleh Kabut Asap

Kota Palembang

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB